BPPKP Ditawari Gelar Pelatihan di Malaysia

Bengkayang – Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BPPKP) Kabupaten Bengkayang mendapat tawaran menggelar pelatihan salah satu perusahaan peternakan di bidang pengadaan bibit babi di Tebedu Malaysia.

Ir Magdalena MM, Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkayang, mengatakan dari 124 desa yang ada di Kabupaten Bengkayang, hanya memiliki 40 penyuluh yang berstatus PNS, sisanya Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Petugas Penyuluh Lapangan (THL-LB PPL) dari Kementerian Pertanian.

“Penyuluh yang PNS terutama di penyuluh perikanan baru dua orang, peternakan tujuh orang, dan kehutanan satu orang serta 30 orang dari penyuluh pertanian,” rinci Mantan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkayang ini ditemui di ruang kerjanya, Selasa (29/11).

Pada tahun 2010 lalu, pembayaran honorer THL-LB PPL dibayar Kementerian Pertanian selama delapan bulan, sedangkan sisanya empat bulan diusulkan kepada Bupati Bengkayang. Namun tidak sebesar dari kementerian, sesuai dengan kemampuan daerah. Ini membuktikan bahwa THL-LB PPL masih diperhatikan pemda.

Magdalena melanjutkan, pada 2012 mendatang Kementerian Pertanian mengisyaratkan hanya mampu membayar honor THL-LB PPL 10 bulan, sedangkan dua bulan akan dibayar Pemda Bengkayang.

“Dengan kondisi seperti ini, saya lebih memilih mengoptimalkan penyuluh swadaya dari petani. Maksudnya mereka dari petani yang berhasil dan mau memberikan motivasi kepada petani yang lain. Kita memberikan sedikit penghargaan dengan honor 200 ribu per bulan. Itu apabila disetujui oleh pemerintah daerah,” sarannya.

Untuk menutupi kekurangan, pihak BPPKP akan memberikan pelatihan kepada penyuluh swadaya tersebut secara kontinu dan terprogram. Khususnya penyuluh peternakan, banyak yang telah menawarkan tempat untuk pelatihan.

“Ada salah satu perusahaan peternakan di Tebedu Malaysia yang menawarkan melakukan pelatihan pembibitan babi, namun belum kita putuskan. Di Kabupaten Bengkayang khusus untuk membesarkan babi sudah banyak, hanya pembibitannya yang belum ada,” aku Magdalena.

Magdalena melanjutkan, setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkayang dicanangkan untuk peternakan Kecamatan Tujuh Belas dicanangkan sebagai kampung sapi khususnya di Desa Sinar Tebudak, Kecamatan Seluas, tepatnya di Desa Raharja dijadikan kampung kambing.

Penyuluh swadaya saat ini sangat dibutuhkan. Saat ini ada Pusat Pelatihan Petani Pedesaan Swadaya (P4S) di Sungai Pangkalan II Kecamatan Sungai Raya. Saat Magdalena berkunjung di sana, siswa/siswi SPP Singkawang bahkan dari Sekadau magang di sana. (cah)