Kamis, 09 September 2010
Hot Topics >>
LOGIN    |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD
 
 
   
Kamis, 04 Februari 2010 , 14:31:00

PONTIANAK. Setelah berhasil membekuk Kr, 49, dukun praktik aborsi sekaligus bandar narkoba pada Rabu dini hari (3/2) polisi terus melakukan pengembangan dan penyidikan. Penyidikan tersebut difokuskan pada pencarian barang bukti hasil aborsi, baik itu calon bayi maupun oroknya.

Untuk memperoleh keterangan dari Kr polisi masih kesulitan. Masalahnya, Kr selalu berusaha bunuh diri dengan terus menghantamkan kepalanya ke dinding. Hal ini membuat kesulitan polisi melakukan interogasi.

“Kita terus lakukan pengembangan dengan fokuskan ke tempat pembuangan hasil aborsi. Sekarang Kr masih susah dimintai keterangan jadi akan terus kita coba,” terang Ipda Wasijan, Kasub Nit Dik Polsekta Pontianak Utara.

Dijelaskan, keterangan Kr menyebutkan ada enam pasien yang sudah sukses diaborsinya. Ini menjadi petunjuk bagi polisi bahwa Kr merupakan spesialis aborsi yang berlangsung sejak lama. Sedangkan masalah tarif kepada pasiennya, Kr mengaku untuk kandungan di bawah satu bulan dilakukan dengan bayaran Rp 300 ribu. Di atas satu bulan bervariasi, serta lebih dari enam bulan Rp 2 juta.

Kr keahlian mengaborsi didapatkannya dari seorang guru yang telah meninggal dunia dan masih tinggal di wilayah Pontianak Utara beberapa tahun lalu. Keahlian yang didapatkan secara otodidak. Kr nekat menjalankan praktik sendiri di rumahnya sekalian menjual sabu-sabu sebagai usaha sampingan.

Akibat perbuatannya, Kr mendekam di tahanan Mapolsekta Pontura menunggu proses hukum selanjutnya. “Mengenai pasal yang akan diterapkan kepada Kr, kita masih menunggu hasil pemeriksaan selengkapnya dan dari bukti-bukti yang ada,” terang Ipda Wasijan Kasubnitdik Polsekta Pontianak Utara. (rad)
 
 
(0) Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
    S9Q6L
   
 
   
  + Other News / Category     
 
   
Home Mingguan Utama Bisnis Analisa Patroli Lintas Barat Lintas Utara Lintas Selatan Lintas Timur
Our network :
Jawa Pos - Batam Pos - Fajar - Sumatera Ekspres - Pontianak Post - Radar Banjarmasin - Kaltim Post - Post Metro Balikpapan - Samarinda Pos - Radar Tarakan
Kalteng Pos - Radar Sampit - Tabloid Nurani - Oto Trend - Rakyat Merdeka - Tabloid Nyata - Radar Surabaya - Indo Pos - Radar Tasikmalaya - Radar Banten
Palembang Pos - Radar Lampung - Jambi Ekspres - Pekanbaru MX - Rakyat Aceh - Radar Sulteng - Palopo Pos - Pare Pos - Ujung Pandang Ekspres - Equator
Metro Pontianak - Metro Singkawang - Kapuas Post - Kun Tian Ri Bao - Radar Tuba - Radar Bogor - Radar Cirebon - Radar Tegal - Radar Palembang
Rakyat Lampung Radar Lamteng - Radar Lamsel - Radar Tanggamus - Radar Kotabumi - Radar Metro - Rakyat Bengkulu - Jambi Independent - Riau Pos
Pekanbaru Pos - Dumai Pos - Pos Metro Batam - Padang Ekspres - Pos Metro Padang - Sumut Pos - Lombok Post - Manado Post - Malut Post - Gorontalo Post
Berita Kota Makassar - Kendari Pos - Kendari Ekspres - Ambon Ekspres - Cenderawasih Pos - Radar Sorong - Radar Timika