|
Kamis, 04 Februari 2010 , 15:10:00
Formula 1 musim balap 2010 diikuti oleh tiga belas tim termasuk empat tim baru, dan sejumlah pembalap baru ditambah satu pembalap pensiunan yang kembali turun, sementara sejumlah pembalap lama pun berganti tim.
Meski muncul tim baru dan pembalap baru, tampaknya ajang Formula 1 tahun ini masih akan didominasi oleh pembalap dan tim lama, meski ada kemungkinan terjadi persaingan antara sesama pembalap yang tergabung dalam satu tim.
Juara dunia tahun lalu, Jenson Button, diperkirakan akan terlibat persaingan keras dengan rekan satu timnya di Williams, Lewis Hamilton, mengingat juara dunia 2008 terkenal dengan ambisi dan sikap ingin menang tanpa pandang bulu.
Demikian juga dengan Felipe Massa yang di Ferrari akan bermitra dengan pembalap Spanyol Fernando Alonso yang bukan merupakan pembalap yang begitu saja menuruti garis kebijakan tim.
Keikutsertaan Michael Schumacher juga akan menambah ramai Formula 1, meski masih harus dilihat apakah kemampuannya masih seprima saat sebelum dia mengundurkan diri empat tahun lalu.
Harapan yang dibebankan kepada pembalap Red Bull, Sebastian Vettel, untuk akhirnya bisa mewujudkan perkiraan banyak pihak untuk menjadi juara dunia juga semakin kuat. Gelar ini akan bisa diraih jika tim Red Bull memutuskan untuk lebih mendukung salah satu pembalapnya, bukan memperlakukan mereka secara adil.
Tim baru yang turun tidak akan banyak berkiprah, dua tim baru ini Virgin Racing dan Campos Meta, dibayangi dengan masalah dana. Virgin Racing memang berniat menerapkan pembiayaan yang efektif sementara Campos Meta dikabarkan masih belum memiliki kekuatan dana yang dibutuhkan.
Lotus, yang dimotori pemilik Air Asia, bisa membuat kejutan jika kendaraan yang digunakan bisa menyaingi kendaraan tim-tim besar yang sudah lama berkiprah di Formula 1.
Berikut daftar tim dan pembalap yang berlaga di Formula 1.
McLaren
Profil tim
Di musim balap 2009, McLaren mengalami awal yang terburuk dalam 43 tahun sejarah mereka, namun di akhir musim tim ini berhasil mengejar ketinggalan.
Penyebab utama adalah kendaraan yang tidak bisa menandingi mobil balap tim lain, namun tim Inggris ini kemudian berhasil membuat kendaraan yang lebih prima dan Lewis Hamilton mengumpulkan angka lebih banyak dari pembalap lain di bagian kedua musim balap 2009 termasuk menang di GP Hongaria dan Singapura.
Untuk tahun ini McLaren berhasil mengembangkan mobil yang lebih cepat dari mobil tahun lalu sehingga banyak pengamat menyebut tim ini akan mencatat sukses di musim balap tahun 2010.
Pembalap
Lewis Hamilton
Juara dunia 2008 Lewis Hamilton gagal mempertahankan gelar tahun 2009 karena McLaren terlalu berkonsentrasi pada sistem pemulihan energi Kers namun gagal memperhatikan kemampuan kendaraannya di sirkuit.
Pertikaian di GP Australia, ketika Hamilton dan timnya tidak memberitahu pengawas balapan mengenai keamanan saat dia menyusul Jarno Trulli saat mobil keselamatan dioperasikan, merusak citra dan rasa percaya diri pembalap Inggris ini.
Namun, di paruh kedua musim balap Hamilton berhasil membalikkan situasi dengan naik masuk tiga besar sejak GP Jerman dan memenangkan GP Hongaria serta Singapura.
Pembalap ini semakin dewasa dibandingkan tahun 2008 saat dia menjadi juara dunia dan sejumlah pengamat memperkirakan kesempatannya merebut gelar itu kembali masih besar.
Juara dunia 2009 Jenson Button pindah ke tim ini dari Brawn dan membuat McLaren diperkuat oleh dua juara dunia dalam dua tahun terakhir.
MCLAREN
* Pembalap: Lewis Hamilton, Jenson Button
* Mulai di F1: 1966
* Mesin: Mercedes-Benz V8
* Posisi 2009: 3
Dengan dibantu oleh mobil andalan Brawn, yang berhasil memanfaatkan perubahan peraturan di bidang teknis formula 1 sejak awal, Button bersinar di tahun 2009.
Pembalap ini berhasil memenangkan enam dari tujuh Grand Prix awal bahkan di GP Turki dia meninggalkan lawan-lawannya jauh di belakang saat memasuki garis finis. Dalam musim balap 2009 dia hanya satu kali gagal mengumpulkan angka yaitu di GP Belgia.
Dua pembalap McLaren ini memiliki karakter berbeda, Lewis Hamilton cenderung mengendarai mobilnya tanpa memperdulikan tim lain, dia bahkan dianggap terlalu egois oleh sesama pembalap satu sifat yang disinyalir juga dimiliki oleh Michael Schumacher.
Sementara, Button adalah seorang pembalap yang memperhatikan keamanan dan cenderung meningkatkan kecepatan secara bertahap.
Pembalap ini juga tampak tidak bisa mengatasi ekspektasi yang berkembang setelah berprestasi luar biasa di awal musim, akibatnya dia hanya memenangkan satu GP (GP Brasil) di paruh akhir musim balap 2009.
Akan menarik dilihat persaingan dan kerjasama dua pembalap Inggris ini di satu tim dan siapa yang akan menjadi pembalap yang dikalahkan, dan apakah mereka akan mengalah mengingat keduanya adalah pembalap nomor satu di tim sebelumnya.
Mercedes
Profil tim
Tahun 2009 tim ini bernama Brawn yang menjadi juara dunia dalam kategori mesin dan berganti nama setelah pabrik mobil Jerman itu membelinya.
Prestasi tahun lalu merupakan cerita indah karena tim ini ditinggalkan oleh sponsor utama, Honda yang keluar dari Formula satu karena kelesuan ekonomi global, dan direktur utamanya Ross Brawn memutuskan untuk membeli tim ini.
Ditengah masalah administrasi dan sponsor, tim berhasil membuat mobil yang lebih cepat dari tim-tim lain sehingga berjaya di paruh awal musim balap 2009.
Banyak pihak memandang kejayaan Brawn itu berhasil dikejar tim lain di tengah musim balap, namun hal itu dipatahkan oleh kemenangan Rubens Barrichelo di GP Valencia dan Monza.
Musim 2010 akan lebih ketat dan menyulitkan tim Mersedes karena ekspektasi sebagai juara dunia kategori mesin, namun tim ini dipastikan akan sibuk membuat mobil andalannya tetap berada di depan dan Ross Brawn dipastikan akan bekerja keras untuk memenuhi target itu.
Pembalap
Tim ini diperkuat oleh dua pembalap Jerman, salah satunya adalah Michael Schumacher. Pembalap legendaris dan juara dunia tujuh kali ini kembali turun ke Formula 1 setelah pensiun dan terakhir kali memperkuat tim Ferrari.
Masalah fisik yang sebelumnya diperkirakan akan menjadi hambatan sekarang tidak akan lagi menjadi faktor penentu, demikian juga dengan teknologi tinggi dalam mengendalikan kendaraan.
Yang patut dipertanyakan adalah keandalan berlaga di sirkuit yang bisa jadi akan sedikit menurun setelah pembalap berusia 41 tahun ini beberapa lama tidak mempergunakan keahliannya.
Schumacher tidak memiliki beban karena dia tidak merasa harus membuktikan kepiawaiannya sebagai pembalap Formula 1 setelah mengantungi tujuh gelar juara dunia, namun ekspektasi penggemar olahraga balap ini akan sangat tinggi dan mereka mengharapkan Scumacher bisa kembali bersaing dengan para pembalap muda.
MERCEDES
* Pembalap: Michael Schumacher, Nico Rosberg
* Mulai di F1 : 2010
* Mesin: Mercedes V8
* Posisi 2009 : 1
Karir Schumacher sebelumnya diwarnai dengan perilaku agresifnya di sirkuit yang terkadang mendorongnya melakukan manuver yang tidak pantas. Lalu apakah perilaku ini sekarang sudah berkurang setelah pembalap ini semakin berumur? Jawabannya masih harus ditunggu, yang pasti ambisi pembalap yang sangat kompetitif ini dipastikan tidak akan berkurang, jika tidak untuk apa dia kembali dari masa pensiunnya.
Bagi Nico Rosberg, putera dari juara dunia 1982 Keke Rosberg, musim 2009 adalah saat penting dengan menampilkan prestasi yang lebih baik dengan tim Williams, meski tim itu tidak memandangnya demikian.
Pembalap yang karirnya terhadang oleh kemunculan pembalap muda seperti Lewis Hamilton dan Sebastian Vettel ini selalu menunjukkan prestasi gemilang meski tidak didukung oleh kendaraan yang prima.
Saat bergabung dengan Williams tahun 2009, pembalap ini selalu tampil prima saat latihan namun gagal mewujudkan potensinya dalam balapan sebenarnya. Namun, kecepatan dan konsistensinya mulai menunjukkan hasil dengan masuk garis finis dan mendapatkan angka.
Red Bull
Profil tim
Red Bull
Tim ini berhasil mencapai satu kemajuan luar biasa pada tahun 2009 - terutama dalam keberhasilan membuat mobil terbaik dalam musim balap 2009.
Mobil Red Bull adalah mobil tanpa double-diffuser yang kontroversial tercepat di paruh pertama musim balap, hanya kalah dari Brawn yang sudah dilengkapi alat itu.
Setelah membuat sendiri alat kontroversial itu, tim ini tampil lebih seimbang dan memimpin di paruh kedua musim balap dimana kedua pembalapnya masing-masing memenangkan dua GP lagi, setelah GP Jerman dan Cina di awal musim.
Tim ini berhasil mengatasi dua pembalap yang sangat kompetitif dengan tidak menerapkan satu keputusan tim mengenai pembalap yang dianakemaskan karena menginginkan satu persaingan yang sehat. Namun akibatnya adalah tim ini gagal merebut gelar juara dunia pada kategori mesin.
Musim balap 2010 akan lebih sulit bagi Red Bull untuk menjadi tim yang diperhitungkan di papan atas meski mereka mempertahankan pembalap dan pembuat mobil sehingga kerjasamanya sudah terbukti dan ini setidaknya akan membantu.
Satu hal yang akan memperlemah posisi Red Bull adalah mereka harus berganti mesin dari Renault karena ada berbagai batasan baru dalam kinerja mesin yang diterapkan oleh FIA tahun ini. Oleh karena itu kemampuan mesin yang kuat dan dapat diandalkan menjadi kunci keberhasil satu tim.
Pembalap
Mark Weber, Sebastian Vettel
Sebastian Vetel yang berasal dari Jerman memilki kemampuan untuk menjadi juara dunia Formula 1. Kesempatan emas itu muncul tahun lalu namun terhalang oleh kesalahan di paruh pertama musim balap dan juga kerusakan mesin.
Tahun lalu dia menjuarai GP di Shanghai, Silverstone, Suzuka dan Abu Dhabi dengan penuh sensasi. Namun, dia merupakan pembalap yang kurang berhati-hati dan ini bisa dilihat dari kecelakaan di Monaco ketika dia dikenai hukuman potongan angka, kemudian tabrakan dengan mobil Robert Kubica di Melbourne serta kendaraannya berputar-putar di GP Malaysia.
Di GP Singapura kesialan yang dihadapinya adalah masalah mesin dan juga hukuman potong angka karena melanggar kecepatan saat keluar dari tempat perhentian.
RED BULL
* Pembalap: Mark Weber, Sebastian Vettel
* Mulai di F1 : 2005
* Mesin : Renault V8
* Posisi 2009 : 2
Jika Vetel bisa mengatasi hal itu semua, ditambah dengan ketegasan tim dan mesin yang lebih baik, tidak diragukan dia akan dengan mudah menjadi juara dunia.
Mark Weber adalah salah satu pembalap senior di Formula 1 dan prestasinya tahun 2009 cukup mengesankan dengan memenangkan dua GP termasuk mengalahkan rekan satu tim Vetel di sirkuit Nurburgring, Jerman.
Dia juga menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menahan Jenson Button di GP terakhir musim 2009.
Pembalap Australia ini memulai tahun 2009 dalam situasi yang tidak menguntungkan, kakinya patah akibat kecelakaan yang dialami sebelum musim balap dimulai. Dengan prestasi yang diraihnya ini hampir dipastikan rasa percaya diri Weber kali ini lebih besar dibanding sebelum musim 2009 dimulai.
Ferrari
Profil tim
Ferrari
Musim balap 2009 adalah tahun sulit bagi tim ini karena tidak mengikuti perubahan dalam peraturan teknis sehingga mobil mereka tidak memiliki kecepatan yang biasanya selalu menjadi fitur utama mobil F1 Ferrari.
Ferrari juga terkena dampak sangat parah akibat kecelakaan yang dialami Felipe Massa di GP Hongaria. Penggantinya, Luca Badoer, kesulitan dalam mengendalikan kendaraan yang rumit dan sulit seperti mobil F1 Ferrari sehingga diganti oleh Giancarlo Fisichella.
Tetapi mobil balap Ferrari mungkin merupakan kendaraan paling rumit di ajang F1 dan ini dianggap sebagai kelemahan. Satu tim balap seharusnya mempermudah pembalap dalam mengendarai mobil balap tanpa ada kerumitan dalam pengendaliannya. Hal ini penting karena pembalap memiliki kebebasan dalam mengambil keputusan saat berlaga di sirkuit.
Penggantian Kimi Raikkonen oleh Fernando Alonso merupakan kejutan, karena Raikkonen berhasil mengendalikan mobil Ferrari yang rumit itu dengan baik. Tetapi sisi positifnya adalah Alonso di tim Ferrari akan menjadi aspek yang paling menarik dalam musim balap 2010.
Felipe Massa masih menjadi pembalap yang difavoritkan oleh tim Ferrari - dia lebih disukai dari Raikkonen. Tetapi ada sejarah buruk antara Massa dan Alonso yang bisa mengganjal kerjasama dua pembalap handal ini.
Alonso memiliki sikap seenaknya sendiri selama itu untuk kepentingannya, ini terlihat saat dia bergabung dengan McLaren tahun 2007. Akan tetapi pembalap Spanyol ini adalah pembalap yang bisa diandalkan untuk mencetak angka dan berprestasi dan dalam hal ini Ferrari diuntungkan.
Pembalap
Alonso, Massa
Fernando Alonso memang ditakdirkan di Ferrari satu saat dalam karirnya, dan setelah masa sulit bersama Renault tahun 2009 keputusan pindah ke Ferrari sangat tepat.
Tim ini akan merangkul dan mengharapkannya berprestasi hebat - sepanjang tim berhasil menemukan cengkaraman ban yang sesuai pada mobil balap ferrarinya.
Pembalap Spanyol ini mengaku bukan yang pembalap tercepat, namun pada kenyataannya dia memiliki bakan alami untuk menggenjot mobil balapnya. Dia jarang sekali menunjukkan kinerja buruk di sirkuit dan seperti Michael Schumacher, Alonso memiliki kemampuan mengatasi masalah yang dihadapi di sirkuit, baik berupa masalah sirkuit ataupun mobil.
FERRARI
* Pembalap : Fernando Alonso, Felipe Massa
* Mulai di F1 : 1950
* Mesin : Ferrari V8
* Posisi 2009 : 4
Satu kelemahannya adalah kepribadiannya yang sulit dan sifatnya yang selalu menuntut yang terbaik seperti yang terlihat saat dia masih bersama McLaren tahun 2007. Dia memiliki ego yang tinggi dan kurang memiliki kemampuan untuk bekerja sama dengan rekan satu tim.
Sejak mengalami kecelakaan fatal di GP Hongaria tahun lalu, Felipe Massa, sudah sembilan bulan tidak membalap di sirkuit Formula 1. Dia hanya memiliki kesempatan kembali mengendarai mobil Ferrari dalam latihan awal tahun bulan Februari.
Situasinya tidak menguntungkan karena dia harus bermitra dengan Fernando Alonso yang merupakan salah satu pembalap Formula 1 terbaik dan bukan orang yang mudah mengalah dengan rekan satu tim.
Kedua pembalap ini sempat berselisih dan hubungan dalam satu tim Ferrari akan menjadi satu bahan berita yang menarik untuk diperhatikan di musim balap 2010.
Felipe Massa adalah pembalap yang terus membaik prestasinya dan tahun 2008 dia berhasil membuktikan kemampuan itu dengan hanya kalah satu angka dari gelar juara dunia di GP terakhir.
Sauber
Sauber
BMW Sauber berlaga di musim balap 2009 dengan target memperebutkan gelar juara dunia namun ternyata berakhir dengan pengunduran diri tim ini dari arena Formula 1, karena alasan pendanaan.
Sejumlah pengamat mengatakan pengunduran diri pabrik mobil dari Formula 1, seperti Honda, Toyota dan BMW, dengan alasan finansial sebenarnya kurang masuk akal karena FIA memperkenalkan sejumlah peraturan baru yang membatasi penggunaan ban, bahan bakar dan juga mesin yang dipakai sehingga Formula 1 saat ini relatif lebih murah dibanding sebelumnya.
Dengan dana dari sponsor dan pembagian pemasukan dari pemegang hak komersial Formula satu, seharusnya tim Formula 1 bisa mandiri tanpa ada bantuan keuangan dari pabrik mobil yang berada di belakangnya.
Tim ini kemudian dibeli kembali oleh salah satu pendirinya, Peter Sauber, sehingga bisa berlaga kembali di musim balap 2010. Peter Sauber dikenal sebagai tokoh terkenal dalam F1 dan memiliki integritas tinggi serta sangat kompetitif.
Pembalap
Kamui Kobayashi
Kamui Kobayashi mendapat promosi saat masih di Toyota dari pembalap cadangan menjadi pembalap utama ketika menggantikan Timo Glock yang cedera di dua GP terakhir musim balap 2009.
Penampilannya di dua GP itu, Brasil dan Abu Dhabi, luar biasa dan memperlihatkan komitmen dan keberanian melakukan manuver-manuver berbahaya saat menyusul. Pembalap asal Jepang ini juga tidak terintimidasi dengan nama-nama besar, hal itu terlihat saat dia menyusul Jenson Button di Abu Dhabi.
Namun, harapannya untuk bisa berlaga di Formula 1 sebagai pembalap utama sempat kandas ketika Toyota memutuskan mundur dari cabang olahraga ini. Namun Peter Sauber memutuskan untuk memberi kesempatan pada pembalap ini setelah penampilan luar biasanya di Brasil dan Abu Dhabi.
SAUBER
* Pembalap: Kamui Kobayashi, Pedro de la Rosa
* Mulai di F1: 2006
* Mesin : Ferrari V8
* Posisi 2009 : 6
Setelah empat tahun bekerja sebagai pengendara uji coba tim McLaren Pedro de la Rosa memutuskan kembali ke ajang Formula 1 untuk terakhir kali. Pembalap Spanyol ini terakhir kali berlaga di Formula satu pada tahun 2006 saat dia menggantikan Juan Pablo Montoya yang memutuskan untuk pindah ke arena Nascar di tengah musim balap.
Prestasinya cukup bagus dengan masuk garis finis di GP Hongaria yang dilanda hujan deras. Dia terakhir kali bergabung dengan Jaguar tahun 2002, sebelumnya dia bergabung dengan tim Arrows selama dua tahun pada tahun 1999.
Namun dengan pengalaman sebagai pengemudi uji coba McLaren selama tujuh tahun, De la Rosa memiliki pengalaman cukup di Formula 1 dan inilah yang diharapkan oleh Tim Sauber dengan memasangkannya bersama pembalap berbakat namun masih hijau.
Williams
Profil tim
Williams
Prestasi Williams di musim balap 2009 mungkin lebih baik dari perkiraan banyak orang sebelumnya - tim ini berhasil membuat kendaraan yang lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya.
Tetapi tampaknya tim ini tidak puas dengan mesin Toyota sehingga untuk musim 2010 ini Williams akan mempergunakan mesin buatan Cosworth meskipun mempergunakan mesin baru yang belum pernah dicoba memiliki resiko besar.
Williams kemungkinan bisa meningkatkan prestasinya karena diperkuat oleh pembalap kawakan dan pembalap muda yang memiliki prestasi luar biasa di tingkat junior
Pembalap
Nico Hulkenberg
Tahun 2009 merupakan tahun penuh dengan kejutan bagi pembalap Rubens Barrichello karena di akhir tahun 2008 dia diperkirakan banyak pihak akan kehilangan pekerjaan setelah Honda mundur dari Formula 1. Namun, kemudian prestasinya melonjak setelah Ross Brawn membeli tim Honda itu dan membuat mobil balap yang terandalkan.
Pembalap berusia 37 tahun ini berhasil memenangkan dua GP (Monza dan Valencia) dan enam kali masuk tiga besar dalam musim balap tahun lalu.
WILLIAMS
* Pembalap: Rubens Barrichello, Nico Hulkenberg
* Mulai di F1 : 1975
* Mesin : Cosworth V8
* Posisi 2009 : 7
Sebelum bergabung di Honda, dia menghabiskan karirnya sebagai pembalap kedua di belakang Michael Schumacher di Ferrari sehingga tidak mengherankan jika mentalnya sebagai pembalap sangat rendah.
Namun, Brawn memberinya kendaraan yang hebat dan pembalap veteran ini muncul bak seorang pembalap baru dengan prestasi luar biasa. Dan hadiahnya sebagai pembalap yang masih memiliki motivasi dan kekuatan fisik adalah bergabung dengan Williams tahun 2010.
Pembalap Jerman Nico Hulkenberg mendapat promosi dari pembalap cadangan untuk tim Williams menjadi pembalap inti.
Pembalap berusia 22 tahun ini, yang dianggap sebagai calon pesaing Sebastian Vettel, adalah juara seri GP2 musim balap tahun lalu. Sebelumnya dia menjuarai serangkaian kejuaraan balap seperti F3 seri Eropa, Formula Masters, A1Gp dan Formula BMW Jerman.
Renault
Profil tim
Renault
Musim balap 2009 adalah tahun yang sulit bagi Renault. Pertama, kendaraannya tidak memiliki kecepatan untuk bisa bersaing dengan tim lain, kedua, tim ini terlibat skandal pengaturan pertandingan di GP Singapura yang dianggap sebagai skandal kecurangan terbesar dalam cabang olahraga balap ini.
Flavio Briatore kehilangan pekerjaan sebagai direktur utama tim, padahal dia adalah tokoh flamboyan di Formula 1 yang sudah makan asam garam dan sangat mendukung cabang olahraga ini.
Setelah tim di luar sirkuit hancur akibat skandal itu, Renault juga mempergunakan dua pembalap baru setelah Fernando Alonso pindah ke Ferrari, sementara Nelson Piquet Jr dikeluarkan karena terlibat dalam skandal di GP Singapura tersebut.
Tim Renault yang terkena skandal ini tetap menunjukkan komitmen untuk tetap terlibat dalam Formula 1 dengan berlaga di musim balap 2010.
Pembalap
Robert Kubica
Media sering menyebut Robert Kubica adalah pembalap terbaik di arena Formula 1, satu pernyataan yang bisa diperdebatkan lebih lanjut. Tetapi yang jelas dia adalah pembalap yang baik dengan kemampuan mengendarai sangat cepat.
Buktinya adalah posisi kedua di GP Brasil saat masih bersama BMW bagi pembalap asal Polandia.
Pembalap berusia 24 tahun ini tahun lalu agak sial karena harus mengendarai BMW Sauber yang tidak bisa bersaing dan tim ini kurang bisa memenuhi tuntutannya sehingga prestasinya pun tidak cemerlang.
RENAULT
* Pembalap : Robert Kubica
* Mulai di F1: 1977
* Mesin : Renault V8
* Posisi 2009 : 8
Bersama Renault, kemungkinan besar Kubica bisa berkembang karena tim Perancis ini kehialngan Fernando Alonso dan membutuhkan pembalap baru yang bisa membawa gelar juara. Musim balap 2009 adalah masa bagi Renault untuk memperbaiki citra dan bagi Kubica untuk mengukuhkan potensinya sebagai juara di masa depan.
Pembalap Rusia Vitaly Petrov menjadi pembalap kedua bagi Renault. Ini adalah kali pertama bagi Petrov untuk membalap dengan kendaraan Formula 1.
Pembalap ini diberitakan membawa dana sponsor bernilai US$15 juta ke tim Renault dan merupakan juara kedua GP2 tahun lalu.
Force India
Profil tim
Force India
Seperti juga tim lain Force India mengawali musim balap 2009 dengan buruk akibat kegagalan menyesuaikan kendaraan dengan peraturan teknis baru. Namun kemudian prestasi tim ini membaik di paruh kedua musim balap.
Kepergian Giancarlo Fishichella dari Force India di lima GP terakhir tahun lalu membuat kesinambungan prestasi berkurang karena Adrian Sutil kini harus bermitra dengan Vitantonio Liuzzi yang artinya harus melakukan perubahan dalam menjalankan mobil balap mereka.
Aspek positif tim ini adalah di akhir musim balap tim ini dipandang sebagai salah satu kekuatan baru dalam musim balap 2009 dengan kendaraan bermesin Mercedes-Benz dan mereka memiliki tim disain yang tetap sehingga bisa mengembangkan mobil balap yang handal dalam musim balap 2010.
Pembalap
Adrian Sutil
Adrian Sutil berhasil memanfaatkan kemampuan mobil balapnya dengan baik di musim 2009, meskipun tidak maksimum. Catatan terbaik yang diraih dalam karrinya adalah di GP Italia tetapi saat itu tantangan yang ada tidak terlalu ketat.
Aspek negatif dari Adrian Sutil adalah dia gampang sekali terlibat dalam kecelakaan. Akan tetapi meskipun dia tidak sehebat Sebastian Vettel atau Lewis Hamilton, dia adalah pembalap F1 yang cukup baik.
FORCE INDIA
* Pembalap : Adrian Sutil, Vitantonio Liuzzi
* Mulai di F1 : 2008
* Mesin : Mercedes-Benz V8
* Posisi 2009 : 9
Vitantonio Liuzzi secara tidak terduga mendapat kesempatan untuk membuktikan kepada berbagai pihak akan kemampuannya membalap di Formula 1.
Reputasi pembalap ini cukup tinggi ketika masih menjalani masa pembinaan, namun karirnya di Formula 1 bersama Red Bull dan tim junior Torro Roso tidak konsisten.
Potensi pembalap Italia ini ada namun dia masih harus membuktikan bahwa potensi itu bisa diwujudkan dalam bentuk prestasi di sirkuit Formula 1.
Toro Rosso
Profil tim
Toro Rosso
Setelah berprestasi gemilang di musim balap 2008 lewat kehandalan Sebastien Vettel yang merebut juara di GP Italia, tim ini sekarang mungkin kembali ke masa saat masih menyebut diri sebagai tim Minardi.Tetapi tim ini patut mendapat pujian karena berhasil menemukan dan membina Vettel yang dianggap sebagai pembalap Formula 1 handal.
Toro Rosso tampaknya berfungsi sebagai tim untuk membina pembalap handal bagi tim utamanya Red Bull yang akan membutuhkan pengganti Mark Weber jika dia memutuskan pensiun atau pindah ke tim lain.
Bisnis pengembangan pembalap sangat penting bagi Formula 1 dan tim ini melakukan fungsi itu dengan sangat baik.
Akan tetapi dari sisi prestasi, Toro Rosso tidak memiliki kemampuan untuk memenangkan satu GP pun atau menempatkan pembalapnya di posisi terdepan saat start.
Pembalap
Sebastien Buemi
Sebastien Buemi dipandang sebagai salah satu produk terbaik Toro Rosso yang memiliki masa depan dan bisa mengisi kekosongan kursi pembalap di tim utama Red Bull.
Prestasinya di musim balap 2009 cukup bagus meski beberapa kali sempat kendor. Dia tampil kuat di GP Brasil namun terlihat kehilangan arah di tengah balapan yang menunjukkan kemampuan mental dan fisiknya belum solid.
Perilaku itu mulai berubah di ujung musim balap 2009 setelah dia berhasil masuk garis finish di tempat ke delapan di GP Abu Dhabi.
Pembalap Swiss ini memiliki potensi namun masih memerlukan waktu panjang untuk bisa mewujudkan potensinya itu dan berkiprah di Formula 1.
TORO ROSSO
* Pembalap : Jaime Alguersuari, Sebastien Buemi
* Mulai di F1 : 2006
* Mesin : Ferrari V8
* Posisi 2009 : 10
Jaime Alguersuari menghadapi tantangan besar saat turun pertama kali di Formula 1 di tengah musim 2009, ketika dia menggantikan Sebastien Bourdais. Saat itu dia masih membalap di Seri Dunia Renault dan sirkuit go kart.
Pembalap berusia 19 tahun ini merupakan pengemudi Formula 1 termuda tetapi sudah cukup menunjukkan kedewasaan di sirkuit.
Keputusan Toro Rosso mempertahankan dua pembalap muda ini harus dibayar mahal karena besarnya kerusakan mobil balap tim di tangan mereka sepanjang musim balap 2009.
Alguersuari memang tidak diharapkan bisa berbuat banyak karena tampaknya dia dibina untuk menjadi pembalap Formula 1 masa depan, dan itu bukan musim balap 2010.
Lotus F1
Profil tim
Lotus F1
Tim ini kembali ke arena Formula 1 di musim balap 2010 sejak 1994, setelah pemilik Air Asia Tony Fernandes membeli hak penggunaan nama Lotus.
Tim ini bukan penjelmaan tim Lotus lama yang sukses di tahun 1960 an dan 1970 an, namun para pembesar F1 memperlakukannya sama dengan tim lama karena sejarah besarnya.
Tony Fernandes pun serius menggarap tim ini dengan merekrut disainer F1 terkemuka, Mike Gascoyne, yang pernah bergabung dengan Renault dan Toyota. Dari sisi pembalap, tim ini mempergunakan jasa dua pembalap F1 yang berpengalaman.
Pembalap
Lotus F1 team
Prestasi Jarno Truli tahun lalu, seperti juga di sepanjang karirnya di Formula 1, tidak konsisten. Pembalap ini sering kali membabi buta saat di sirkuit.
Dengan prestasi tiga besar di Australia, Bahrain dan Jepang pembalap ini membuktikan dirinya bisa berhasil jika didukung dengan kendaraan yang bagus dan tidak dirongrong masalah teknis.
Dia memiliki pengalaman panjang ditambah kemampuan di sirkuit dan stamina yang prima dan ini semua akan membantu tim Lotus baru menjejakkan nama di musim pertama Formula 1.
LOTUS
Pembalap : Jarno Trulli, Heikki Kovalainen
Mulai di F1 : 1958
Mesin : Cosworth V8
Posisi 2009 : 0
Potensi Heikki Kovalainen belum sepenuhnya terwujud sepanjang karir Formula 1 meski dia memiliki bakat dan kecepatan. Masalahnya adalah rasa percaya diri yang kurang terutama jika mengendarai mobil yang kurang handal.
Titik terendah dalam karir Kovalainen adalah GP Italia, ketika itu dia berada di posisi keempat start dengan strategi sempurna yang diperhitungkan dengan jumlah bahan bakar yang cukup dan jika semua berjalan lancar dia seharusnya bisa juara, namun dia hanya berada di posisi keenam saat finis.
Saat itu McLaren mendukung penuh Kovalainen namun kegagalannya di Italia ini membuat tim itu melirik pembalap lain untuk menggantikannya.
Virgin Racing
Profil tim
Virgin Racing
Pengusaha Inggris pemilik kelompok Virgin, Richard Branson, akhirnya benar-benar terjun ke ajang Formula 1 setelah di musim balap 2009 menjadi sponsor tim Brawn.
Branson bergabung dengan tim baru Manor sebagai sponsor utama dan berharap bisa menerapkan pembiayaan ketat yang menjadi ciri khas usahanya ke ajang Formula 1.
Kedua pembalap tim ini membawa sponsor masing-masing ke dalam tim dan ini menggarisbawahi sistem yang akan diterapkan oleh Virgin dan Branson mengakui bahwa sukses di sirkuit balap masih jauh dari jangkauan tim ini.
Pembalap
Timo Glock
Reputasi Timo Glock sekarang sedikit lebih baik dibandingkan di awal musim balap 2009, tapi bukan berarti dia seorang bintang besar di arena Formula 1.
Pembalap Jerman ini masuk tiga besar di dua Grand Prix sebelum cedera di babak kualifikasi GP Jepang sehingga dia tidak bisa turun di tiga GP terakhir.
VIRGIN RACING
* Pembalap : Timo Glock, Lucas di Grassi
* Mulai di F1 : 2010
* Mesin : Cosworth V8
* Posisi 2009 : -
Glock adalah pembalap yang solid dan pantas untuk tetap berada di ajang Formula 1, pengalaman dan kedewasannya diharapkan oleh Virgin Racing bisa membantu pembalap muda yang menjadi mitranya.
Lucas di Grassi adalah mantan pengemudi cadangan Renault di musim lalu, dan sebelumnya menjadi pengendara uji coba untuk BMW Sauber dan Honda. Namun,untuk pertama kali dia benar-benar turun sebagai pembalap Formula 1.
Pembalap Brasil ini mungkin dianggap sebagai pendatang baru di arena Formula 1, namun di usia ke 25 ini Di Grassi merupakan teman dekat Felipe Massa dan Rubens Barrichello.
Campos Meta 1
Profil tim
Adrian Campos
Campos Meta adalah satu dari empat tim baru di arena Formula 1 2010 dan dimiliki bersama oleh mantan pembalap Adrian Campos dan agen olahraga Spanyol Mega Image.
Ini adalah tim F1 Spanyol pertama yang pernah ada, dan ada keraguan tim ini bisa benar-benar berlaga di Formula 1 karena diduga memiliki masalah dana.
Mesin mobil balap yang digunakan adalah Cosworth V8 dengan rangka yang didisain dan dibuat oleh perusahaan Italia Dallara.
Pembalap
Bruno Senna
Bruno Senna adalah keponakan juara dunia tiga kali mendiang Ayrton Senna dan mengembalikan nama keluarganya ke arena Formula 1 dengan bergabung di tim Campos Meta 1.
Senna sebelumnya menjajaki bergabung dengan tim Honda tahun 2008 namun gagal karena pabrik mobil Jepang ini mengundurkan diri dari arena Formula 1, dan Brawn GP akhirnya memilih Rubens Barrichello yang lebih berpengalaman.
CAMPOS META
* Pembalap : Bruno Senna
* Mulai di F1 : 2010
* Mesin : Cosworth V8
* Posisi 2009 : -
Prestasi Senna di arena balap cukup baik dengan berada di posisi kedua Seri GP2 tahun 2008 dan sepanjang tahun lalu masih membalap di sirkut balap lain.
Tim ini belum menentukan pembalap kedua meski dikaitkan dengan sejumlah pembalap Formula 1.
US F1
Profil tim
US F1
Tim ini adalah produk dari ambisi wartawan veteran Formula 1 dan mantan manajer tim Williams dan Ferrari Peter Windsor dan mantan direktur teknis Ligier Ken Anderson.
Ini adalah tim Formula 1 Amerika pertama sejak tahun 1970an saat raja balap Amerika Roger Penske memimpin tim F1 AS.
Tim ini belum banyak mengeluarkan pernyataan mengenai rencana mereka di arena Formula 1 tahun 2010, tetapi diperkirakan situs berbagi video youtube akan menjadi sponsor utama.
Pembalap
Jose Maria Lopez adalah generasi pembalap Formula 1 Argentina yang terbaru dan dia memulai karir lewat ajang go-kart dimana dia sempat menjadi pesaing juara dunia 2008 Lewis Hamilton.
Tahun 2005 Lopez turun di Seri GP2 dan bersaing dengan pembalap Formula 1 Nico Rosberg dan Heikki Kovalainen.
US F1
* Pembalap : Jose Maria Lopez
* Mulai di F1 : 2010
* Mesin : Cosworth V8
* Posisi 2009 : -
Pembalap berusia 26 tahun ini mulai masuk ke Formula 1 dengan masuk ke dalam program pengembangan pembalap Renault tahun 2004 dan dua tahun kemudian menjadi pengemudi uji coba tim itu.
Tim ini belum mengumumkan pembalap kedua yang akan menjadi mitra Lopez.
|