Jum'at, 10 September 2010
Hot Topics >>
LOGIN    |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD
 
 
   
Kamis, 04 Maret 2010 , 10:35:00

CALIFORNIA. Gempa dahsyat yang melanda Cile pekan lalu tak hanya mengakibatkan jatuhnya ratusan jumlah korban jiwa. NASA menemukan bahwa gempa berkekuatan 8,8 Skala Richter tersebut memperpendek hari.

Namun hal itu kemungkinan tidak akan terasa oleh kita. Karena perpendekan masa itu hanya sekitar satu per satu juta detik tiap hari. "Mungkin yang lebih mengagetkan lagi bagaimana gempa tersebut bisa menggeser poros bumi," tulis NASA dalam laporannya.

Richard Gross dari Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, NASA, California, mengungkapkan, bencana alam yang menewaskan setidaknya 795 orang itu memperpendek hari selama 1,26 mikro detik. Satu mikro detik sama dengan satu per satu juta detik.

Fenomena alam itu terjadi karena gempa 8,8 Skala Richter itu menggeser letak poros bumi tiga inci atau delapan sentimeter. Poros bumi adalah pusat dimana keseimbangan masa bumi berada.

Poros bumi berbeda dengan poros utara-selatan bumi, yang berputar satu kali setiap hari dengan kecepatan 1.604 kilometer per jam. Dr Gross membandingkan dengan ekses gempa Sumatera pada 2004 lalu yang bahkan memperpendek hari 6,8 mikrodetik dan menggeser poros bumi 2,7 inci. Gempa berkekuatan 9,1 Skala Richter tersebut tidak menggeser poros bumi sejauh yang terjadi akibat gempa Cile. Karena episentrumnya dekat dengan garis katulistiwa.

Gross juga memastikan perubahan waktu dalam satu hari tersebut bersifat permanen. "Tapi perubahan sangat-sangat kecil," terangnya seperti dikutip Daily Mail. Hari adalah waktu dimana planet bumi menyelesaikan satu kali putaran atau rotasi. Waktunya 86.400 detik atau 24 jam.

Gempa bisa membuat bumi berputar lebih cepat karena berat bumi menjadi lebih dekat dengan poros bumi. Analoginya seperti pemain sepatu roda yang bisa memutar rodanya lebih cepat dengan menempatkan beban tubuhnya dalam ayunan gerakan kaki. Sebaliknya, gempa juga bisa memperlambat rotasi bumi dan waktu dalam sehari, jika berat bumi menjauh dari porosnya.

Dalam periode satu tahun, masa waktu dalam satu hari berubah secara berkala, dalam hitungan milidetik. Bumi akan berputar lebih pelan pada musim dingin dan bergerak lebih cepat pada musim panas.

Pergeseran lempeng bumi yang mengakibatkan terjadi gempa Cile juga memotong garis bumi lebih curam dari pada gempa Sumatera pada 2004. "Ini membuat gempa Cile lebih efektif menggeser massa bumi secara vertikal dan lebih efektif menggerakkan poros bumi," jelas sejumlah peneliti NASA.

Gross menyatakan temuannya tersebut didasarkan pada data awal yang tersedia terkait dengan gempa Cile. Prediksinya kemungkinan akan berubah ketika semua informasi tentang karakteristik gempa sudah terungkap.

Gempa Cile menewaskan hampir 800 orang dan mengakibatkan kerusakan luas di sejumlah wilayah negara Amerika Utara tersebut. Beruntung sejumlah fasilitas teleskop besar seperti di Gurun Atacama, Cile selamat. Sebuah alat pengukur kadar garam NASA yang rencananya dipasang di satelit Argentina juga lolos dari kerusakan. 

Fasilitas canggih tersebut berada di Kota Bariloche, Argentina, dimana sedang dipasang dalam Satelite de Aplicaciones Cientificas (SAC-D). Pusat fasilitas satelit itu berada sekitar 588 kilometer dari episentrum gempa Cile. (cak/ami)
 
 
(0) Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
    A7F4T
   
 
   
  + Other News / Category     
 
   
Home Mingguan Utama Bisnis Analisa Patroli Lintas Barat Lintas Utara Lintas Selatan Lintas Timur
Our network :
Jawa Pos - Batam Pos - Fajar - Sumatera Ekspres - Pontianak Post - Radar Banjarmasin - Kaltim Post - Post Metro Balikpapan - Samarinda Pos - Radar Tarakan
Kalteng Pos - Radar Sampit - Tabloid Nurani - Oto Trend - Rakyat Merdeka - Tabloid Nyata - Radar Surabaya - Indo Pos - Radar Tasikmalaya - Radar Banten
Palembang Pos - Radar Lampung - Jambi Ekspres - Pekanbaru MX - Rakyat Aceh - Radar Sulteng - Palopo Pos - Pare Pos - Ujung Pandang Ekspres - Equator
Metro Pontianak - Metro Singkawang - Kapuas Post - Kun Tian Ri Bao - Radar Tuba - Radar Bogor - Radar Cirebon - Radar Tegal - Radar Palembang
Rakyat Lampung Radar Lamteng - Radar Lamsel - Radar Tanggamus - Radar Kotabumi - Radar Metro - Rakyat Bengkulu - Jambi Independent - Riau Pos
Pekanbaru Pos - Dumai Pos - Pos Metro Batam - Padang Ekspres - Pos Metro Padang - Sumut Pos - Lombok Post - Manado Post - Malut Post - Gorontalo Post
Berita Kota Makassar - Kendari Pos - Kendari Ekspres - Ambon Ekspres - Cenderawasih Pos - Radar Sorong - Radar Timika