|
Minggu, 07 Maret 2010 , 06:18:00
Salah satu alasan untuk berhenti merokok. Ukurannya yang tak lebih sebesar pensil, ternyata rokok merupakan potensi pabrik kuman terbesar dan paling berbahaya karena dapat menyerang langsung ke penggunanya.
Hal tersebut dikemukakan oleh seorang peneliti lingkungan dari University of Maryland, pemeriksaan DNA pada 4 jenis perokok memperlihatkan, untuk pertamakali bahwa rokok merupakan bentuk kontaminasi bakteri terbesar. Dimana pada kenyataannya rokok mengandung banyak bakteri karena di dalamnya terdiri dari banyak bahan kimia. Diketahui bahwa asap rokok mengandung 100 zat kimia toksik yang tidak baik untuk kesehatan .
Berdasarkan hipotesa dari Peneliti Amy R. Sapkota, asisten Profesor dari University of Maryland's School of Public Health, mengatakan bahwa rokok yang tersedia sekarang ini memang banyak mengandung bakteria, namun mereka tidak menyangka sudah sangat begitu banyak yang menular ke manusia.
Sarkopta dan para Ekologi di Ecole Centrale de Lyon in France, memeriksa 4 jenis rokok dari merk raksasa di dunia dan menemukan adanya kuman yang serupa di masing-masing rokok.
Pengujian memperlihatkan bahwa rokok mengandung banyak bakteri yang dihubungkan dengan paru, darah dan infeksi yang ditularkan dari makanan . Diantara kuman yang didapat :
- Acinetobacter , berhubungan dengan darah tertentu dan infeksi paru
- Bacillus , banyak tipe yang dihubungkan dengan anthrax dan keracunan makanan
- Burkholderia , banyak yang dihubungkan dengan infeksi paru
- Klebsiella , dihubungkan dengan banyak macam penyakit paru , darah dan infeksi yang lain .
- Clostridium , berhubungan denga penyakit yang disebabkan karena keracunan makanan dan infeksi paru .
- Pseudomonas aeruginosa , merupakan kuman yang spesifik , yang bertanggungjawab 10% terhadap infeksi di Rumah Sakit .
Kalau organisme ini dapat bertahan pada proses merokok , sehingga kami percaya bahwa mereka mempunyai andil untuk menyebabkan infeksi dan penyakit menahun pada perokok dan orang yang terpapar oleh asap rokok , kata Sarkopta.
Impikasi kesehatan masyarakat menemukan adanya temuan yang tidak jelas, rencana para peneliti untuk melanjutkan penelitiannya untuk mendeteksi apakah bakteri yang terdapat dalam tembakau dapat menyebabkan suatu penyakit. Suatu pertanyaan besar mengenai bakteri yang terdapat dalam rokok dapat bertahan pada proses pemanasan dan berkembang pada paru para perokok. Beberapa bukti menunjukan bahwa beberapa bakteri dapat menyebar dengan cara menggunakan atau tidak menggunakan filter.(klikdokter.com)
|