Jum'at, 10 September 2010
Hot Topics >>
LOGIN    |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD
 
 
   
Rabu, 10 Maret 2010 , 05:31:00

Gubernur Kalbar Drs Cornelis MH (kiri) bersama Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang SH di sebuah acara di Pontianak, beberapa pekan silam. (DOK Equator)
PONTIANAK. Gubernur Kalbar Drs Cornelis MH memberikan warning kepada pejabat daerah yang akan bertarung pada Pemilukada serentak di enam kabupaten, Mei mendatang. Pejabat daerah dilarang menggunakan fasilitas negara selama kampanye.

“Tidak boleh pakai fasilitas negara. Panitia pengawas pemilu harus bertindak,” tegas Cornelis usai pertemuan dengan Komisi III DPR RI di Balai Petitih, kemarin.

Cornelis meminta kepada masyarakat dan peserta Pemilukada untuk tetap menjaga situasi agar kondusif selama pesta demokrasi itu berlangsung. “Jaga kondusifitas dan biarkan demokrasi tetap berjalan,” ujarnya.

Keenam kabupaten yang akan menyelenggarakan Pemilukada, yaitu Kabupaten Kapuas Hulu, Sintang, Melawi, Sekadau, Bengkayang dan Ketapang. Jika semua berjalan sesuai aturan, maka Pemilukada akan berjalan dengan baik.

Ketua rombongan kunjungan kerja yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Azis Syamsuddin meminta agar tidak ada lagi sengketa-sengketa Pemilukada di Kalbar. Mengingat kondisi Kalbar dan kabupaten di dalamnya multi etnis. “Jaga suasana kondusif, jangan ada keributan,” ujarnya singkat.

Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Drs Erwin TPL Tobing menegaskan, siapa pun yang melakukan pelanggaran dalam Pemilukada, akan ditindak. “Tidak ada masalah. Aman lah,” katanya.

Dikatakan Erwin, proses pengamanan tetap akan dilakukan. Mulai dari penetapan calon hingga proses pemungutan suara. “Akan kita amankan hingga kemungkinan dua putaran,” ucap Kapolda.

Disinggung terkait wilayah-wilayah yang rawan konflik, Kapolda mengatakan tidak ada wilayah yang rawan. Hanya rawan geografis saja. “Jika enam kabupaten tersebut meminta bantuan (BKO) pengamanan, akan kita siap,” tegasnya. (jul)
 
jo Rabu, 10 Maret 2010 , 05:48:04
Mantap pak Cornelis, lakukan penindakan bagi yang melangar aturan di proponsi Kal-bar. Gbu
 
(1) Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
    A7F4T
   
 
   
  + Other News / Category     
 
   
Home Mingguan Utama Bisnis Analisa Patroli Lintas Barat Lintas Utara Lintas Selatan Lintas Timur
Our network :
Jawa Pos - Batam Pos - Fajar - Sumatera Ekspres - Pontianak Post - Radar Banjarmasin - Kaltim Post - Post Metro Balikpapan - Samarinda Pos - Radar Tarakan
Kalteng Pos - Radar Sampit - Tabloid Nurani - Oto Trend - Rakyat Merdeka - Tabloid Nyata - Radar Surabaya - Indo Pos - Radar Tasikmalaya - Radar Banten
Palembang Pos - Radar Lampung - Jambi Ekspres - Pekanbaru MX - Rakyat Aceh - Radar Sulteng - Palopo Pos - Pare Pos - Ujung Pandang Ekspres - Equator
Metro Pontianak - Metro Singkawang - Kapuas Post - Kun Tian Ri Bao - Radar Tuba - Radar Bogor - Radar Cirebon - Radar Tegal - Radar Palembang
Rakyat Lampung Radar Lamteng - Radar Lamsel - Radar Tanggamus - Radar Kotabumi - Radar Metro - Rakyat Bengkulu - Jambi Independent - Riau Pos
Pekanbaru Pos - Dumai Pos - Pos Metro Batam - Padang Ekspres - Pos Metro Padang - Sumut Pos - Lombok Post - Manado Post - Malut Post - Gorontalo Post
Berita Kota Makassar - Kendari Pos - Kendari Ekspres - Ambon Ekspres - Cenderawasih Pos - Radar Sorong - Radar Timika