Nessa Elfitra Duta LH 2012

Pemerintah Antisipasi Degradasi Lingkungan

Nessa Elfitra, Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Pontianak 2012
Alfy Shandy
Nessa Elfitra, Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Pontianak 2012

MempawahNessa Elfitra asal Kecamatan Mempawah Hilir tampil sebagai juara pada pemilihan Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Pontianak 2012. Nessa berhasil meraih poin tertinggi dari 17 peserta yang ambil bagian dalam ajang yang dibuka oleh Bupati Pontianak H Ria Norsan, Sabtu (26/5) malam di Gedung Kartini Mempawah.

Selain menetapkan Nessa sebagai Duta LH 2012, dewan juri juga menempatkan Mas Ariandi Kurniawan, peserta dari Kecamatan Mempawah Hilir sebagai runner-up dan Muhammad Agus Hardiansyah dari Kecamatan Sungai Pinyuh yang meraih dua gelar yakni juara tiga sekaligus peserta favorit.

“Mudah-mudahan duta LH yang terpilih ini merupakan figur duta lingkungan yang dapat menyampaikan pesan-pesan lingkungan secara efektif. Mampu memberikan pemahaman tentang isu lingkungan yang memiliki peranan penting dalam pembangunan ekonomi dan kualitas lingkungan hidup ke dalam kehidupan sehari-hari,” harap Norsan dalam sambutannya.

Kepada duta LH, bupati berpesan untuk senantiasa membawa, menjaga, dan berperan aktif dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Pontianak. Terutama dalam mendukung upaya pemerintah daerah untuk membangun lingkungan masyarakat yang baik dan berkualitas.

“Berbagai upaya pemerintah tidak akan berhasil tanpa dukungan dari semua pihak. Dukungan dapat dilakukan dalam bentuk pengawasan, kritik, maupun berperan langsung menciptakan kebijakan daerah yang berpihak pada kepentingan lingkungan dan publik,” tuturnya.

Pada pemilihan Duta LH 2012 ini, Norsan menjelaskan, pihaknya mengangkat tema Green Economy: Doest It Include You. Tema itu diharapkan dapat mengajak seluruh masyarakat dunia untuk melestarikan lingkungan beserta fungsinya.

“Degradasi sumber daya alam, sumber daya energi, dan lingkungan tanpa disadari terjadi akibat dari pembangunan ekonomi yang cenderung menitikberatkan pada permintaan pasar. Akibatnya, kemampuan daya dukung dan daya tampung sumber daya alam itu sendiri berkurang,” bebernya.

Untuk itu, timpal Norsan, sejak dini pihaknya melakukan upaya pencegahan terhadap degradasi lingkungan. Pemerintah menerapkan konsep green economy melalui pola pendekatan yang menitikberatkan pada aspek pelestarian lingkungan dalam pembangunan ekonomi.

“Pemerintah Kabupaten Pontianak telah berkomitmen untuk membangun kualitas lingkungan yang lebih baik di masyarakat. Termasuk kebijakan pembangunan ekonomi yang berwawasan lingkungan, membangun teknologi yang tepat guna, dan mendorong sektor usaha yang lebih ramah. Kemudian menawarkan lingkungan dalam pembangunan ekonomi guna menghadapi persaingan global,” tegasnya.

“Serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pemanfaatan sumber daya alam dan pelestarian lingkungan hidup. Selanjutnya membentuk generasi muda sebagai duta lingkungan di daerah yang peduli dan berinisiatif. Serta bekerja sama dengan media masa untuk menjadikan isu pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup sebagai kebutuhan publik,” tegas Norsan. (shn)