Ciri khas Kalbar yang sudah termasyhur ke seantero jagat adalah sebagai daerah yang dilalui garis khatulistiwa (equator) di Kota Pontianak. Lintangan garis ini juga ada di Amazon, Brazil. Ini sebetulnya sudah cukup untuk menyedot arus wisatawan.
Ditambah lagi dengan keanekaragaman (khazanah) budaya, kuliner, dan aneka kerajinan. Tinggal dipoles saja melalui event dan promosi maka bisa berdampak signifikan bagi Kalbar. Yang diharapkan adalah warga luar Kalbar berbondong-bondong mengunjungi daerah ini. Sehingga dapat mendorong sektor ekonomi dan pariwisata.
Acara The 14th Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2012 di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta cukup membanggakan. Kalbar menjadi tuan rumah dari pameran akbar kerajinan nasional tersebut. Para perajin dari Kalbar membaur dengan perajin dari provinsi lainnya.
Event tahunan yang dimulai sejak 1999 ini diselenggarakan Asosiasi Eksportir dan Produsen Kerajinan Indonesia (Asephi) dengan dukungan beberapa kementerian dan BUMN yang terkait dengan pembinaan koperasi dan UKM.
Keikutsertaan Kalbar dalam kegiatan itu merupakan bagian promosi. Terlebih lagi ada peserta dari perusahaan asal Vietnam, Laos, Kamboja, Myanmar, Iran, dan Jepang.
Dunia luar harus tahu bahwa Kalbar layak untuk dikunjungi dengan kelebihan berupa eksotika alamnya, khazanah budaya, nikmatnya kuliner khas daerah ini, serta keramahan warganya.
Untuk mengemas sebuah paket wisata memang memerlukan dukungan banyak faktor. Salah satunya adalah kemudahan akses bagi para wisatawan, penataan lokasi wisata, dan hal lainnya yang berhubungan dengan kenyamanan tamu.
Inacraft memang ajang yang pas. Bukan saja untuk mendapatkan hasil dari penjualan langsung, selling product, tetapi lebih penting adalah memperkenalkan keberadaan provinsi di garis Khatulistiwa ini kepada daerah dan negara luar.
Kita berharap event sejenis ini terus dikembangkan. Khusus instansi teknis perlu membuat program terobosan yang dapat mengungkit nilai tambah Kalbar bagi peningkatan ekonomisnya. Misalnya saja Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi, dan dinas terkait lainnya.
Kerajinan rakyat, koperasi, pariwisata, dan program pro rakyat mesti mendapat prioritas agar income per kapita merangkak naik dan human development index juga ikut terpacu. Sudah saatnya warga Kalbar mencintai daerahnya sendiri. Kita mesti bangga hidup di tanah Kalbar dengan segala keanekaragaman yang ada. ***
