Enam kecamatan di wilayah perbatasan Kabupaten Kapuas Hulu menerima masing-masing satu dari tujuh bantuan Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemekominfo) RI.
Bantuan secara simbolik diserahkan langsung Bupati Kapuas Hulu AM Nasir SH kepada para camat yang menerimanya, Rabu (4/4) pagi di halaman kantor bupati.
Penyerahan MPLIK disaksikan Wakil Bupati Agus Mulyana SH dan Sekda Ir H Muhammad Sukri. Mobil internet diberikan kepada Kecamatan Badau, Batang Lupar, Puring Kencana, Hulu Gurung, Boyan Tanjung, dan Mentebah. Sementara satu unit mobil internet diperuntukkan Kepada Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kapuas Hulu.
“Seharusnya mobil ini sudah dapat diserahkan kepada kecamatan pada tahun 2011. Namun karena banyaknya kendala, baru saat ini diserahkan. Sementara gubernur memberikan penyerahan kepada bupati baru pada 20 Januari 2012 lalu,” kata Kepala Dishubkominfo Kapuas Hulu Drs RA Sungkalang MM.
Dikatakan Sungkalang, MPLIK ini bantuan pemerintah pusat melalui Kemekominfo RI. Di mana penyaluran dan pengoperasiannya melalui pihak ketiga atau mitra kerja, yaitu PT WEB. Selama empat tahun operasionalnya menjadi tanggungan PT WEB.
Untuk itu Sungkalang meminta kepada pihak kecamatan, apabila mobil tersebut rusak harap segera lapor, sehingga pihak ketiga bisa menggantinya. “Makanya mobil ini masih plat hitam, karena masih tanggungan pihak swasta,” tukasnya.
Begitu juga koneksinya ditanggung pihak ketiga. Pulsa diberikan Rp1 juta per bulan selama empat tahun. Hanya saja untuk honor seorang sopir dan seorang operator masih menjadi tanggung jawab pemda selama enam bulan ke depan.
“Karena perangkat di mobil tersebut sensitif, maka untuk pelaksanaan operasional diharapkan berhati-hati. Adapun sasarannya untuk pelajar. Untuk itu perlu juga mereka dikontrol dalam mengakses dunia maya,” imbuhnya.
Sementara Bupati mengatakan mobil ini untuk meningkatkan pola pengembangan masyarakat di bidang informasi dan komunikasi. Saat ini Kabupaten Kapuas Hulu baru mendapat bantuan sebanyak tujuh unit. Karena hanya tujuh, maka kecamatan yang jauh diprioritaskan mendapatkan mobil ini. Untuk itu, kecamatan-kecamatan yang tidak memperoleh akan diimbangi dengan bantuan-bantuan lainnya dari pemerintah pusat, seperti bantuan angkutan desa.
Kepada mereka yang dipercaya menjalankan mobil internet, Nasir berpesan agar menjaganya dengan baik-baik. Karena komponen IT yang ada di dalam mobil tersebut sensitif, sehingga mudah rusak. “Ini diserahkan kepada pihak kecamatan, jangan dijadikan mobil angkutan desa, pasti cepat hancur. Jangan mengubah bentuk mobil, karena sudah didesain khusus,” pesannya. (aRm)

