Bela negara di kedaulatan terluar bukan hanya mengandalkan tentara dan angkat senjata. Mabes TNI menggalang kekuatan pertahanan dengan melibatkan masyarakat pesisir. Empat tahun program ini dinilai cukup berhasil.
“Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) Jakarta memberdayakan masyarakat di wilayah pesisir. Untuk Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Universitas tahun 2012 telah menginjak tahun keempat,” ungkap Laksamana Muda TNI Sadiman SE, Panglima Komando Armada Barat RI Kawasan Barat (Koarmabar), saat bertandang di Desa Padang, Kecamatan Kepulauan Karimata, akhir bulan lalu.
Dikatakannya, pelaksanaan kuliah nyata ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran diri para mahasiswa terhadap realitas kehidupan masyarakat. Meningkatkan tanggung jawab pribadi dan sosial terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat serta meningkatkan perannya selaku akademisi yang akan hidup berdampingan di tengah-tengah lingkungan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mendapat pekerjaan yang sangat berharga untuk mengasah keterampilan, wawasan, dan daya nalarnya dalam rangka membantu program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat pesisir pantai di Kepulauan Karimata, sebagai pulau terdepan,” ucapnya.
Dijelaskannya luas perairan Indonesia dua pertiga dari total nusantara. “Apabila dikaitkan dengan letak posisi geografi, posisi Indonesia sangat strategis dan diperhitungkan negara-negara lain dalam memperjuangkan kepentingan Indonesia,” kupasnya.
Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) memiliki potensi kekayaan alam melimpah. “Bila dikelola dengan baik akan dapat menjaga kelangsungan pembangunan bangsa Indonesia dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ulasnya.
Panglima Koarmabar mengajak mahasiswa membantu masyarakat dalam melaksanakan pembangunan melalui program konkret yang melibatkan masyarakat secara langsung. “Berdayakan potensi sumber daya alam dan manusia, serta melestarikan lingkungan dan budaya setempat,” ajaknya. (bersambung)
