Sukadana – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kayong Utara menyediakan sedikitnya lima unit gentong atau hidran umum (HU) sebagai tempat air bersih. HU ini akan diletakkan di sejumlah daerah yang sangat sulit mendapatkan air bersih.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Hairil, ditemui usai Salat Zuhur di salah satu masjid di Sukadana, Selasa (8/8), mengatakan gentong atau HU dimaksud akan diletakkan di Kecamatan Sukadana seperti Desa Pangkalan Buton dan Desa Sutera. Rencananya, HU juga akan dipasang di Kecamatan Simpang Hilir seperti di Desa Teluk Melano yang sulit mendapatkan air bersih.
“Untuk Teluk Batang kita tidak tempatkan gentong, karena di daerah tersebut sudah mengalir air bersih yang bersumber dari Sungai Paduan, walaupun mungkin belum mencukupi namun sudah tersedia,” ujarnya.
Hairil menjelaskan, untuk satu gentong atau HU memiliki daya tampung air atau kapasitas 3.300 liter. Setiap HU memiliki tiga keran sehingga warga bisa dengan mudah dan gampang untuk mengambil air yang ada di dalamnya.
“Untuk urusan ini, kita bekerja sama dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah). BPBD dengan armada mobil pemadam kebakaran yang mereka miliki, kita minta untuk mengambil air bersih yang bersumber dari pegunungan. Selanjutnya air tersebut dimuat ke gentong-gentong yang kita siapkan di sejumlah titik kritis,” jelas Hairil.
Pengisian gentong, dilanjutkan Hairil, akan dilihat sesuai kebutuhan masyarakat apakah pagi atau sore hari. “Ini kita lakukan karena melihat kondisi sebagian masyarakat kita sekarang yang kesulitan air bersih. Akibat musim panas seperti sekarang ini,” katanya menambahkan.
Hairil melanjutkan, sekarang ini PU sedang mendesain untuk membangun jaringan air bersih di empat kecamatan. Mulai dari Sukadana, Simpang Hilir, Teluk Batang, dan Seponti. Seperti disampaikan Bupati Kayong Utara H Hildi Hamid pada berita sebelumnya, untuk pembangunan air bersih ini telah disiapkan sumber dana sekitar Rp 19 miliar yang bersumber dari APBN dan APBD. (lud)

