Penggalian Pipa PDAM Terpaksa Dihentikan

Ketapang – Penggalian pipa PDAM di empat ruas jalan Ketapang seperti Jalan Basuki Rahmat, Jalan Letkol Sugiyono, Jalan Beringin, dan Jalan M Tohir menyebabkan pengguna jalan terganggu. Pasalnya setelah penggalian ruas jalan tersebut tak juga diperbaiki. Kepala Dinas PU Ketapang Darmansyah terpaksa menghentikan penggalian tersebut.

“Galian pipa PDAM yang dikerjakan pelaksana proyek di sejumlah titik di Ketapang terpaksa saya hentikan karena akibat pekerjaan tersebut terdapat beberapa jalan yang mengalami kerusakan namun tak diperbaiki,” sesal Darmansyah.

Diakuinya setelah mengetahui adanya proyek galian pipa PDAM itu, pihaknya sudah meminta agar pekerjaan penggalian tersebut dihentikan, sebelum adanya perjanjian yang dapat dipenuhi pelaksana proyek. Misalnya bersedia memperbaiki kembali jalan yang sudah digali dan tidak mengganggu lalu lintas.

“Kita harap pihak yang melakukan pengerjaan jalan tersebut, segera mengurus perizinan yang diperlukan. Namun dalam izin tersebut tentu ada beberapa persyaratan yang diperlukan. Sebelum itu diurus, kita tidak memperbolehkan pekerjaan dilanjutkan,” tegasnya.

Akan dibangunnya jaringan pipa PDAM baru, sebetulnya sangat didukung semua pihak, karena akan meningkatkan pelayan PDAM ke masyarakat. Tapi satu sisi, kata Darmansyah, ada ketentuan yang harus dipenuhi pelaku pengerjaan proyek galian pipa PDAM tersebut, seperti tidak menyebabkan kerusakan jalan yang sudah dibangun pemerintah.

Ia mengungkapkan, pihaknya juga sudah melakukan inspeksi terhadap pengerjaan tersebut, menurut pekerja mereka sudah menyampaikan izin kepada pemerintah. Namun hal itu dibantah oleh Darmansyah, sebab selama ini dirinya tidak pernah menerima surat pemberitahuan.

Pada prinsipnya, ia mengaku sangat mendukung dengan adanya proyek PDAM tersebut, karena itu juga akan dimanfaatkan untuk kepentingan bersama. “Tapi pelaksanaan proyek tidak boleh mengabaikan kepentingan umum,” jelasnya. (KiA)