Dipilihnya Desa Semberang Kecamatan Sambas sebagai tempat pelatihan dan pengembangan tenun sambas oleh Cita Tenun Indonesia (CTI) dan PT Garuda Indonesia Airlines (GIA) patut disyukuri. Sebab, penetapan ini tak mudah dan harus melalui serangkaian tahapan survei.
“Ini merupakan kesempatan untuk mempromosikan Desa Semberang sebagai objek wisata tenun di Kabupaten Sambas,” ungkap Mashuri SE MSi, Plt Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Industri dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas, kepada wartawan, Rabu (5/10).
Dijelaskan Masyuri, tidak mudah untuk mendapatkan perhatian CTI dan GIA dalam memberikan pelatihan dan pembinaan di suatu daerah, karena harus melalui tahap survei terlebih dahulu. Setelah disetujui baru diresmikan program dan pelatihan.
Lalu kenapa program ini dilaksanakan di Sambas? Masyuri menjelaskan, Kabupaten Sambas masih banyak memiliki jumlah perajin kain tenun. Selain itu, tersentral di beberapa tempat, seperti Desa Keranji, Nagur, dan Semberang. “Bahkan rumah-rumah perajin berdekatan,” jelasnya.
Khusus di Desa Semberang, lanjutnya, masih banyak terdapat perajin, pembuat alat tenun, menghani, proses cual, dan ngubung. Bahkan menenun di desa ini berada dalam satu wilayah, sehingga mudah untuk dijangkau. Semua ini merupakan potensi agar bisa dijadikan sebagai desa tenun.
“Selain itu, Kabupaten Sambas merupakan wilayah perbatasan, sehingga sangat rentan bagi penenun kita bekerja menenun di negara tetangga, seperti Malaysia dan Brunei. Juga banyak motif-motif tenun Sambas yang mulai keluar tanpa adanya proteksi,” ungkapnya.
Masyuri mengatakan, selain pelatihan dan pengembangan tenun di Kabupaten Sambas hasil kerja sama CTI dan GIA, kain tenun Sambas juga telah dipromosikan di London tanggal 19 April 2011 disaksikan Pangeran Andrew, putra ketiga Ratu Elisabeth II. Momen tersebut merupakan promosi yang baik bagi Kabupaten Sambas.
CTI juga telah mengikutsertakan salah satu perajin tenun sambas untuk mengikuti Pameran Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) di Jakarta, awal Juli 2011 lalu.
“Bukti keseriusan CTI, besok (hari ini, red) Ibu Okke Hatta Rajasa, Ketua CTI Pusat akan berkunjung ke Kabupaten Sambas untuk melihat hasil evaluasi pelatihan Tenun Sambas di Desa Semberang,” jelasnya.
Sedangkan keseriusan PT GIA Persero Tbk, ungkap Masyuri, ialah dengan meluncurkan program peduli pendidikan di Kabupaten Sambas, seperti diresmikannya program Garuda Peduli Pendidikan dengan memberikan pelatihan kepada 50 guru, memberikan bantuan peralatan internet untuk beberapa sekolah, serta memberikan bantuan buku daur ulang.
Sebelumnya, tanggal 23 Juli 2011 telah diresmikan Masjid Nurul Ikhsan di Dusun Semberang oleh PT GIA melalui CRS dan PKBL.
“Masjid tersebut direnovasi seperti merehab dek, dinding, cat, pembuatan WC, dan instalasi air bersih,” jelas Masyuri. (edo)

