Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2012, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang memberikan pemahaman kepada 500 pemilih pemula tentang penggunaan hak suara.
“Selama lima hari, sejak kemarin (Senin, red) kita melaksanakan sosialisasi pemilukada ke sekolah-sekolah,” kata Ramdan SPdI, Kepala Divisi Sosialisasi KPU Kota Singkawang, ditemui di sela Sosialisasi Pemilukada di SMA Negeri 2 Kota Singkawang, Selasa (26/7).
Senin (25/7) lalu sosialisasi dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kota Singkawang, kemarin giliran SMA Negeri 2, Rabu (hari ini) di SMK Negeri 2, Kamis di SMA Syafeudin, dan Jumat di MAN Model Kota Singkawang. “Sosialisasi ini kita targetkan setiap sekolah itu ada 100 siswa, khususnya kelas 12 atau kelas III yang berusia 17 tahun. Pertimbangannya, pada saat pencoblosan, mereka ini sudah bisa menggunakan hak pilihnya,” ujar Ramdan.
Di mengungkapkan, memang beberapa sekolah telah mengonfirmasi tidak bisa menyiapkan 100 siswanya untuk mengikuti sosialisasi pemilukada ini karena keterbatasan dari pihak sekolah. “Terdapat sekolah hanya mengikutkan 50 siswanya, tetapi sisanya kita tambahkan dari sekolah lain, sehingga jumlahnya totalnya tetap 500 orang pemilih pemula,” jelas Ramdan.
Selain untuk memberikan pemahaman tentang pemilukada kata Ramdan, sosialisasi juga untuk mendorong para pemilih pemula tersebut untuk menggunakan hak pilihnya dengan segera membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP). “Kita mendorong mereka yang sudah berusia 17 tahun untuk segera membuat KTP,” katanya.
Apabila mereka telah membuat KTP dan tercatat di Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Singkawang, kata Ramdan, tentunya mereka akan masuk Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4). “Tentunya pada saat DP4 itu diserahkan ke KPU, nama mereka sudah masuk. Sehingga kita pun bisa melakukan pemutakhiran data,” pungkasnya. (dik)

