Merawat Wajah Perlu Secara Teratur dan Tepat

dr H Buchary A Rachman SpKK. (FOTO Budi Yoyo S/ Equator)
PONTIANAK. Wajah bagi kaum perempuan merupakan salah satu yang paling berharga. Sehingga tak jarang kaum hawa ini rela menghabiskan ratusan ribu sampai jutaan rupiah hanya untuk perawatan wajah saja.  Perawatan yang bagus adalah yang teratur, dan tentunya sesuai dompet si empunya wajah.

Seperti yang diungkapkan salah satu dokter spesialis kulit dan kelamin di Kota Pontianak, dr H Buchary A Rachman SpKK. Menurutnya , perawatan wajah mesti dilakukan secara teratur dan tepat, tanpa melupakan isi dompet.

“Perawatan wajah mesti dilakukan secara teratur dan sesuai dompet. Jangan gara-gara perawatan wajah jadi tidak mampu membeli susu untuk anaknya,” ungkap Buchary sambil bercanda.

Pasalnya, dari ahli-ahli kecantikan tak jarang menetapkan harga yang cukup tinggi. Seperti halnya system per paket. Sehingga tak jarang cukup menguras dompet si pemilik wajah.  Namun bagi yang memiliki materi yang berlebihan tidak lah menjadi persoalan, namun bagi kalangan menengah hal ini dirasakan cukup berat.

“Paling bagus rajin-rajin membersihkan wajah, bisa menggunakan sabun yang PH Balance. Jangan sampai terlampau asam dan basa sesudah menggunakan kosmetik,” saran mantan Walikota Pontianak ini.

Mengingat, jika sabun itu terlampau asam dapat menyebabkan kulit wajah menjadi rusak. Begitu juga sebaliknya. Menurut konsulat fakultas kedokteran MIPA Untan ini, merawat wajah tidak lah susah. Bagi pria yang akrab disapa bang bong ini, kulit cantik adalah kulit yang sehat.  Dimana, kulit yang sehat merupakan cerminan dari badan yang sehat pula.

“Kulit yang sehat itukan tergantung dari badan yang sehat. Untuk memperbaiki kulit yang tidak sehat bisa mengkomsumsi makanan yang berkalori, protein yang tinggi, asam amino, vitamin C dan E. Dari makanan ini lah yang nantinya akan mengantikan sel-sel kulit yang rusak,” papar Buchary.

Rusaknya kulit bisa dipengaruhi oleh factor radiasi sinar Matahari, oksidasi dari polusi udara. Dan secara alamiah, dalam waktu 28 hari kulit yang rusak akan diganti oleh yang baru. Oleh karena itu diperlukan pembersihan yang teratur untuk kulit yang terkena polusi.

“Ada beberapa tahap perawatan wajah. Seperti, cleansing, peeling, tonins, dan moisturizing,” terang Buchary.

Untuk cleansing yakni cara perawatan kulit wajah dengan menggunakan sabun pembersih wajah yang memiliki PH Balance. Usai dibersihkan, dan dilakukan cara pengangkatan sel-sel kulit yang mati, yakni dengan cara cara peeling. Setelah sel-sel wajah yang mati dilakukan dengan cara toning (seterika) usai pori-pori tadi dihaluskan, barulah wajah mendapatkan sentuhan moisturizing yakni pelembaban. Agar wajah kembali segar dan bercahaya.

“Jadi yang paling efektif adalah pembersihan wajah secara teratur namun tidak boleh yang berlebihan. Dan untuk perawatannya kita harus mengenali tipe wajah kita dulu, apakah berminyak atau kering. Jangan sampai wajah berminyak lalu menggunakan pelembab yang banyak, itu akan menyumbat pori-pori dan timbullah jerawat,” papar Buchary.

  Selain itu bagi daerah yang tropis, hendaknya jika berpergian menggunakan sun block, atau menggunakan payung. Mengingat sinar matahari di daerah tropis sangat pekat jika dibandingkan dengan daerah subtropics.  (Budi Yoyok S)