Pergi Mancing, Tewas Tenggelam

Warga Liku membaca doa bersama
M. Khusyairi
Warga Liku membaca doa bersama
sa
 

Dua hari ini dua warga Kota Sanggau tenggelam di Sungai Kapuas. Jasad Syahrul Rizky, 8, murid kelas 2 SDN 9, Beringin, Sanggau belum ditemukan, kini Abang Effendy, 53, alias Abang Engkulik yang tenggelam di Sungai Kapuas, Kamis (26/4) sekitar pukul 12.59.

Warga Liku, Beringin, Sanggau itu diperkirakan tenggelam di kawasan Ulak Takai, tidak jauh dari Sungai Liku. Abang Engkulik merupakan imam masjid di Liku itu, mahir berenang dan sering memancing di Sungai Kapuas.

Warga setempat masih tak percaya pria paruh baya yang masih kerabat dekat Drs Abang Syafarudin MM, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sanggau itu menghilang karena jatuh ke Sungai Kapuas.

Menurut penuturan Wahyudi, 24, tim rescue pemadam kebakaran Pemkab Sanggau menemukan perahu berisikan alat mancing dan parang. Saat itu Wahyudi mencari jasad Syahrul, murid SDN 9 yang tenggelam Rabu (25/4).

“Kami memang ada menemukan sampan, di dalamnya ada alat pancing dan parang. Kemudian sampan kami bawa ke Liku dan ada yang mengenali sampan itu. Ternyata anak Abang Engkulik yang sedang mencari ayahnya,” jelas Wahyudi.

Tewasnya dua warga selama dua hari berturut-turut di Sungai Kapuas, warga Liku menggelar doa bersama. Mereka berharap pencarian terhadap korban mendapatkan kemudahan dan petunjuk.

Kadis PU Sanggau Drs Abang Syafarudin MM terlihat turut melakukan pencarian menggunakan speedboat milik Pemkab Sanggau. Selain itu, Kapolsek Kapuas AKP Mariko WAB dan Lurah Beringin Rizal Ismail juga mendatangi lokasi kejadian. Hingga kini, tim rescue dibantu ratusan warga sekitar masih melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Kapuas. (SrY)