Berharap Pembunuh Kasja Segera Ditangkap

Pemakaman jenazah Kasja, korban perampokan dan pembunuhan
Syamsul Arifin
Pemakaman jenazah Kasja, korban perampokan dan pembunuhan

Pontianak – Korban pembunuhan, Kasja, 60, warga Gang Rambai, Jalan Apel dimakamkan di pemakaman muslim di Jalan Kom Yos Sudarso Pontianak Barat, Kamis (14/6).

Sedangkan Hamnah, istrinya masih kritis di RSA Antonius Pontianak dengan luka memar di lehernya. Suasana duka menyelimuti keluarga Kasja. Keluarga pria paruh baya korban perampokan itu terus berdatangan. Isak tangis kembali pecah saat melihat jasad Kasja. Terlebih saat jasad almarhum Kasja dibungkus kain putih untuk segera dimakamkan. Warga sekitar turut mengantar jenazah almarhum ke pemakaman muslim di Jalan Kom Yos Sudarso, Pontianak Barat.

Proses pemakaman berlangsung lancar. Mereka yang hadir di pemakaman melantunkan doa mengiringi kepergian kakek yang dikenal baik oleh rekan-rekannya ini.

Herlan, 40, anak kandung Kasja mengatakan peristiwa pembunuhan terhadap ayahnya berlangsung cepat. Tak ada perasaan aneh ketika peristiwa sadis itu terjadi. Selama hidupnya, almarhum tidak pernah merugikan dan membuat susah kepada orang lain. Apalagi mempunyai musuh.

“Terakhir saya bertemu Bapak pada Rabu (13/6) pagi. Saya pamit untuk pergi kerja. Begitu juga dengan kedua saudara kandung saya, mereka pamitan semua. Namun menjelang sore saya mendapat kabar buruk ini,” ujar Herlan.

Dia mengungkapkan, setiap pagi hari almarhum selalu mengantar istrinya ke terapi kesehatan. Namun pada hari nahas itu mereka pergi sudah menjelang siang. Setelah pulang, mereka sempat istirahat di ruang dapur. “Saat itulah tiba-tiba penjahat datang dan membunuh bapak saya,” ungkap Herlan.

Hamnah, istri almarhum Kasja masih kritis di rumah sakit RSA Santo Antonius. Wanita tersebut belum sadarkan diri dan menggunakan alat bantu pernapasan. Tidak ada luka robek yang ditemukan, kendati demikian beberapa luka memar di bagian tubuh membuatnya masih terbaring lemas.

“Saya berharap agar pihak kepolisian segera meringkus pelaku. Untuk ibu, cepat sembuh. Agar nanti bisa memberikan keterangan atas kejadian sadis itu kepada pihak berwajib. Tersangka harus diberikan hukuman yang setimpal dari perbuatannya karena sudah menghabisi nyawa orang tua kami,” ungkap Herlan.

Di tempat terpisah, Abdul Hamid, Ketua RT 01 RW 13 Kelurahan Sungai Jawi Luar mengatakan di lingkungan warga, Kasja sangat baik dan bisa bergaul dengan siapa pun. “Kami melihat korban tidak ada musuh sama sekali. Ia tidak memilih orang untuk bergaul, apalagi dengan tetangga,” ungkap Abdul.

Adul Hamid mengharapkan pembunuh Kasja cepat terungkap. Kasus perampokan disertai pembunuhan ini sangat meresahkan masyarakat Pontianak Barat. “Kami minta pelaku dihukum seberat-beratnya. Karena pelaku sudah meresahkan banyak orang, apalagi sampai melakukan pembunuhan,” ungkapnya. (sul)