Pontianak – Pasangan muda-mudi Diana, 17 dan Seniman, 29, diamankan jajaran Reskrim Polsek Selatan setelah merampas sepeda motor Samuel Teodarus di Jalan Budi Karya, Kamis (28/6) malam.
Kapolsek Selatan Kompol I Gede Wahyudi mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (27/6) saat Samuel jalan-jalan dan melintasi Jalan Budi Karya (Ambalat). Tak lama kemudian Diana, salah seorang wanita penghibur, melambai dan Samuel menghentikan laju sepeda motornya.
“Diana sudah mendapatkan apa yang diinginkannya, kemudian meminta saya mengantarnya pulang. Namun Diana tidak memberitahukan di mana dia tinggal, akhirnya korban mengajaknya mutar-mutar Kota Pontianak,” ungkap I Gede.
I Gede mengatakan setelah mutar-mutar, Diana meminta melintasi Jalan Pahlawan. Samuel tidak mengetahui dirinya ditunggu Seniman. Diana berpura-pura diculik dan berontak untuk turun di jalan tersebut. “Dia teriak, seolah-olah diculik. Tetapi kenyataannya itu modus mereka, sehingga Samuel digebuki hingga babak belur dan luka di kepalanya,” ungkapnya.
Merasa tidak mendapatkan apa-apa dari Samuel, Diana dan Seniman merampas sepeda motor yang dikendarainya. Sepeda motor Samuel dibawa pulang dan disembunyikan di indekos Diana di Jalan Asucipto, Kubu Raya.
“Korban langsung melaporkan ke kantor polisi. Kami meminta BPKB aslinya dan menunggu difax dari Putussibau untuk diproses,” jelas I Gede.
Keesokan harinya, Samuel mencari Diana di Jalan Budi Karya ditemani polisi. Samuel dan Diana sudah tukaran nomor HP. Mereka terus berhubungan sambil meminta uang tebusan. Pas mau kembalikan sepeda motornya, polisi langsung menyergap Diana dan Seniman di Jalan Budi Karya. Ternyata Seniman sudah menjadi catatan pihak kepolisian atas kasus kriminalitas, baik curat maupun curas.
“Dia itu sudah dua kali masuk penjara. Mereka berdua itu sekongkol melakukan kejahatan dengan modus mencari korban. Jika tidak memberikan uang, maka sepeda motor ditahan,” papar I Gede.
Seniman mengelak melakukan kejahatan. Dia mengaku istrinya diganggu orang tak dikenal. “Istri saya nelepon, ada orang yang mengganggunya. Saya tunggu di jalan depan Damri, langsung saya menghajarnya,” kilahnya.
Seniman juga berkilah merampas sepeda motor Samuel. Justru Samuel sengaja menyerahkan sepeda motornya seolah-olah dirampas olehnya. “Motor itu diserahkan ke kami supaya pihak kepolisian melihat kami bersalah,” ungkap Seniman.
Diana mengaku sudah lama menjadi PSK dan mangkal di Jalan Budi Karya. “Ini memang pekerjaan saya jadi PSK. Tapi saat itu saya mau dibawa kabur oleh orang itu,” kilah Diana. (sul)

