Tak Digaji, Dua TKI Kabur

Melintas Sungai Dikejar Buaya

Ilham dan Anwar di Mapolda Kalbar
Syamsul Arifin
Ilham dan Anwar di Mapolda Kalbar

Pontianak – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ilham, 38, dan Anwar, 35, kabur dari camp perkebunan kelapa sawit di Malaysia. Kedua TKI itu telantar dan diamankan di Mapolda Kalbar, kemarin.

Ilham dan Anwar mengaku kabur dari camp tempat mereka bekerja karena tidak dihargai. Mereka sudah tujuh bulan bekerja di perkebunan sawit itu, namun tidak menerima gaji sepeser pun. “Kami tidak digaji, kalaupun digaji hanya cukup untuk makan di sana, selebihnya tidak ada,” jelas Ilham.

Keduanya terlihat begitu kelelahan setelah berjalan ratusan kilometer menembus sungai dan hutan. Mereka mengaku sebelum sampai di Kalbar, sempat dikejar buaya sewaktu menyeberang sungai. “Syukurlah kami selamat. Karena kami sempat dikejar buaya waktu menyeberang sungai,” katanya. Akhirnya Ilham dan Anwar sampai di Balai Karangan. Mereka menumpang truk hingga akhirnya sampai di Pontianak.

Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Kalbar melalui Direktorat IV AKBP Nowo Winarti akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kalbar untuk memulangkan kedua TKI telantar itu ke daerah asalnya. Selain itu polisi juga akan melakukan penyelidikan siapa yang bertanggung jawab atas keberangkatan kedua TKI tersebut. “Kita nanti akan koordinasi dengan dinas sosial untuk pemulangannya,” jelas Nowo.

Menurut Nowo, kasus seperti itu sudah cukup marak. Para calon TKI diiming-imingi dengan gaji yang tinggi, sehingga mereka tergiur dan akhirnya berangkat ke Malaysia. “Modus-modus seperti ini sering sekali dilakukan para calo. Ibarat kata daripada hujan emas di negeri orang lebih baik hujan batu di negeri sendiri,” papar Nowo. (sul)