Tabrak Truk Mogok, Truk Ikan Penyok

Truk tabrak truk di Jalan Sekadau-Sintang KM 7
Abdu Syukri
Kabin truk pengangkut ikan penyok setelah menabrak truk mogok di Jalan Sekadau-Sintang KM 7

Sekadau – Truk KB 8822 CB mengangkut puluhan ton ikan laut menabrak pantat truk KB 8812 VL, di Jalan Sekadau-Sintang, KM 7, Minggu malam (22/7) sekitar pukul 23.00 WIB.

Kerasnya benturan membuat truk ikan yang dikemudikan Dedet, warga Sambas ringsek di bagian kabinnya. Bunyi tabrakan yang membahana membuat warga di sekitar berhamburan keluar rumah. Awak koran ini yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi kejadian juga ikut mendengarkan suara tabrakan tersebut.

Melihat dari sisa kerusakan pada truk ikan, kecil kemungkinan penumpangnya selamat. Kabin truk, terutama yang di sebelah kiri sudah terlipat ke kursi penumpang. Namun Tuhan memang punya kehendak lain, Dedet selamat, sementara kondekturnya hanya menderita luka lecet di jari kakinya.

Tabrakan bermula saat truk KB 8812 VL mogok. Nahasnya, sang pemilik truk yang disebut-sebut berasal dari Penanjung, Desa Mungguk, Sekadau Hilir ini tidak memberikan isyarat darurat, baik lampu sign maupun isyarat lainnya.

“Waktu kejadian, saya sedang berpapasan dengan empat buah truk dari arah Sintang. Karena takut membuat pandangan sopir di depan saya terganggu, saya menggunakan lampu pendek. Tahu-tahu pas dekat saya baru lihat ada truk yang parkir itu. Mau banting, sudah tidak mampu lagi,” ujar Dedet.

Pria berperawakan gempal itu memprotes pemilik truk yang ditabraknya karena tidak memasang peringatan bahaya. Padahal badan truk yang mogok tersebut berada di badan jalan. Parahnya lagi, truk ditinggal begitu saja tanpa ada yang menunggui. “Mobil itu tidak pasang penanda,” protesnya.

Kacong, salah seorang warga setempat mengakui bahwa mobil tersebut mogok sudah empat hari terakhir. “Sudah empat hari ini ada di sini. Pemiliknya tinggal di Penanjung,” kata Kacong.

Kasat Lantas Polres Sekadau Iptu Eko Andi Sutejo SH MM yang mendapat laporan adanya kecelakaan tersebut langsung menerjunkan anggotanya untuk mengamankan TKP. Hingga kemarin, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan. (bdu)