Pontianak – Dit Reserse Narkoba Polda Kalbar meringkus Metty, 38, alias Mbok, bandar narkoba jenis sabu dan putau di Kampung Beting, Pontianak Timur, Jumat (27/7).
Metty merupakan adik kandung Saleh Kurap, salah satu narapidana yang saat ini masih menjalani hukuman. Dari tangan wanita tersebut, polisi menyita 26 paket sabu seberat 16,7 gram, satu paket kecil heroin, satu unit timbangan digital, hand phone, dan uang Rp 9,1 juta. Petugas juga mengamankan bong sabu dan jarum suntik.
“Saat ini tersangka sedang menjalani pemeriksaan petugas. Sementara barang bukti sudah kita amankan di Dit Reserse Narkoba Polda Kalbar. Tersangka merupakan residivis yang sudah tiga kali diringkus polisi atas kasus yang sama,” kata Kombes Pol Ahmad Alwi, Dir Narkoba Polda Kalbar, Jumat (27/7).
Polisi sudah lama mengincar Metty. Setelah mengantongi namanya, petugas mendatangi Kampung Beting dan menyamar sebagai pembeli. Metty terpancing dan mengantarkan paket sabu kepada petugas. Saat melakukan transaksi, wanita itu ditangkap. “Dengan cepat kita gelandang bandar narkoba itu ke Dit Reserse Narkoba Polda Kalbar,” jelas Alwi.
Hasil pemeriksaan sementara, narkoba yang dijual Metty diperoleh dari Kacong yang juga tinggal di Beting. Sabu dan putau diantar anak buah Kacong di kediaman Metty. Kepada petugas, wanita itu mengaku baru satu tahun setengah menjual narkoba. Dua hari sekali Metty mengambil 10 gram sabu untuk dijual. “Sistem pembayarannya setelah barang haram tersebut habis terjual,” ungkap Alwi.
Metty dijerat pasal 112 dan 114 UU Nomor 35/2009 ayat (2) tentang Narkotika. Ancamannya di atas lima hingga sembilan tahun penjara. “Kami terus melakukan pengembangan terhadap tersangka untuk mengungkap pelaku yang lebih besar,” tegasnya
Metty mengaku sudah dua kali masuk penjara dalam kasus yang sama. “Ini yang ketiga kalinya saya masuk dengan kasus yang sama. Iya, Saleh Kurap merupakan abang kandung saya. Ia juga saat ini sedang menjalani proses masa tahanannya,” ungkap Metty alias Mbok.
Metty berkilah melanjutkan bisnis Saleh Kurap, Abangnya. Metty mengedarkan narkoba tanpa ada kaitannya Saleh Kurap. “Saya tidak ada melanjutkan bisnis narkoba Saleh Kurap. Kami berdua masing-masing menjalankan bisnis ini,” jelas Metty. (sul)

