Pontianak – Tujuh rumah dan lima kios hangus terbakar di tiga lokasi berbeda di Kota Pontianak, Minggu (5/8) dini hari. Petugas kebakaran dari berbagai yayasan kalang kabut karena rentang waktu kebakaran hanya berkisar satu jam saja.
Pertama api membakar lima kios di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Pontianak Selatan menghanguskan lima ruko. Kemudian menghanguskan tiga rumah di Jalan Prof Dr Hamka, Gang Nilam 6, Kecamatan Pontianak Kota. Belum padam api di dua wilayah tersebut, empat rumah di Desa Sungai Rengas juga terbakar.
Di Jalan Imam Bonjol, api menghanguskan ruko milik Mak Ni. Belum diketahui penyebab kebakaran, tiba-tiba saja api membesar hingga menghanguskan empat ruko lainnya. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa kebakaran itu. Api berhasil dipadamkan oleh belasan unit armada pemadam kebakaran sekitar pukul 01.30. Kerugian yang dialami pemilik ruko mencapai ratusan juta rupiah.
“Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 01.00. Api berasal dari kios jualan nasi dan counter HP milik Mak Ni. Api dengan cepat merembet ke kios helm, bengkel, dan kios buah,” kata Bagus, 23, warga setempat yang melihat peristiwa kebakaran tersebut.
Tidak ada barang berharga yang bisa diselamatkan dari dalam ruko. Bahkan warga sudah berupaya menyelamatkan barang berharga pemilik ruko. Namun dihalangi kobaran api, tidak ada seorang pun yang berani masuk ke ruko.
Di Jalan Prof Dr Hamka Gang Nilam 6, api menghanguskan tiga rumah warga. Tidak ada korban jiwa pada musibah itu. Namun barang-barang berharga tidak ada yang berhasil diselamatkan.
“Api cepat sekali membakar rumah dan menjalar ke rumah lainnya. Kami tidak mampu memadamkan api yang terus membesar,” ungkap Herman warga Gang Padi 4. Herman mengaku bersama rekan-rekannya membangunkan warga untuk sahur. Kemudian melihat api dari atas atap rumah nomor 7 di Gang Nilam.
Nuri, salah seorang pemilik rumah yang terbakar mengatakan bersama keluarganya sedang tertidur pulas. Kemudian mendengar teriakan orang minta tolong. ”Kami di rumah ada enam orang dan semuanya sedang tidur pulas. Mendengar orang minta tolong langsung keluar dan lihat api sudah membakar rumah sebelah. Tak ada barang yang bisa diselamatkan karena api cepat menjalar. Kecuali HP yang saat ini saya genggam,” jelas Nuri.
Sri, 35, warga Gang Nilam 6 mendengar suara warga minta tolong. Dirinya bergegas bangun dan melihat api sudah membesar membakar rumah tetangganya. “Saya langsung bangunkan suami dan anak saya untuk keluar rumah,” kata Sri menangis.
Ketua RT Gang Nilam 6 Asepudi mengatakan berdasarkan informasi warga, api diduga berasal dari rumah nomor 7 dan menjalar ke rumah nomor 5 dan 9. “Saya kira ada maling, orang teriak-teriak. Ketika keluar rumah, rupanya ada kebakaran dan saya mengajak warga untuk memadamkan api,” ungkap Asep.
Dikatakan Asep, belum diketahui kerugian yang dialami warganya. Mereka yang kehilangan tempat tinggal untuk sementara diungsikan ke kediaman ketua RT.
Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Puji Prayitno membenarkan telah terjadi kebakaran di Jalan Imam Bonjol, Jalan Prof Dr Hamka, dan di Desa Sungai Rengas. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran yang menghanguskan lima kios di Jalan Imam Bonjol dan tiga rumah di Jalan Prof Dr Hamka. Dugaan sementara itu disebabkan ledakan tabung gas elpiji 3 kg. Sementara di Sungai Rengas Kabupaten Kubu Raya belum diketahui penyebab pastinya.
“Namun pihak kepolisian masih mencari penyebab kebakaran tersebut. Lokasi kebakaran pun sudah di-police line guna proses penyidikan,” ungkap Puji. (hak/sul)

