Pengamanan Hari Buruh Sedunia

Polresta Kerahkan 700 Personel

Pontianak
 

Peringatan Hari Buruh yang dilaksanakan di Kota Pontianak dan Kubu Raya, Senin (2/5) akan mendapatkan pengawalan 700 petugas dari Polresta Pontianak. Pengerahan petugas sendiri, untuk mengamankan peringatan yang akan terpusat di Bundaran Digulis Untan dan DPRD Provinsi Kalbar.

Kita mengerahkan 700 personel dari jajaran Polresta, untuk mengawal jalan unjuk rasa di Kota Pontianak dan Kubu Raya. Kami juga meminta bantuan dari Brimob dan Polda,'' kata Kabag Ops Polresta Pontianak, Komisaris Teguh Priambada, Minggu (1/5).

Semua unsur satuan personel ikut terlibat dalam pengamanan, kekuatan itu akan di-backup Brimob Polda Kalbar yang bersiaga penuh selama unjuk rasa berlangsung. Para personel ini akan berada di lapangan mulai dari massa bergerak hingga membubarkan diri.

“Anggota terus memberi pengawalan secara intens. Agar aksi peringatan hari Buruh berlangsung aman dan tertib,” tambah Teguh.

Teguh mengatakan, sesuai informasi kelompok massa akan melangsungkan unjuk rasa di PT WBA, Kubu Raya. Sedangkan kelompok mahasiswa dan NGO kemungkinan akan menyampaikan aspirasi ke gedung DPRD Provinsi Kalbar dan bundaran UNTAN.

Diakui Teguh, pengamanan hari buruh akan diterapkan sesuai prosedur timbulnya tindakan aksi anarkis. ''Demo berlangsung aman dan tertib menjadi langkah utama pengamanan,'' kata dia.

Kepolisian juga berharap, aksi unjuk rasa berlangsung dengan damai. Selama menyampaikan aspirasi sesuai tuntutan yang disuarakan, sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menciptakan kambtibmas, serta menjauhi tindakan-tindakan yang tidak diinginkan.

“Harapan kita aksi massa berlangsung tertib. Sehingga mereka bisa menyuarakan pendapat secara tertib. Saya juga berpesan, massa tidak mudah terpancing provokasi yang dapat merusak ketertiban,” kata Teguh.

Ia menambahkan, pola pengamanan selama mengawal aksi unjuk rasa sepenuhnya mengedepankan pola persuasif. Karena mengemukakan pendapat merupakan hak yang dijamin aturan. Namun sebaliknya. Aparat akan mengambil langkah tegas terhadap aksi anarkis.

Melawi Siaga

Peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day yang jatuh pada 1 Mei disambut dengan kesiapsiagaan Polres Melawi, dengan menggelar apel siaga di halaman Polres.

“Untuk peringatan hari buruh, Polres Melawi siaga. Mulai hari ini, Sabtu (30/4) sampai beberapa hari setelah pelaksanaan peringatan hari buruh,” kata Kapolres Melawi, AKBP Yudi Hermawan, SSos, saat ditemui di ruangan kerjanya, kemarin.

Untuk Polres Melawi, sebanyak 112 personel siap diturunkan sesuai dengan kebutuhan situasi dan kondisi. Selain anggota di jajaran Polres, setiap Polsek juga sudah diperintahkan untuk siaga di kecamatan masing-masing.

“Jika di kecamatan terjadi unjuk rasa, dan pihak Polsek membutuhkan personel, maka kita siap turunkan. Paling tidak kesiapsiagaan yang kita lakukan untuk antisipasi terlebih dahulu,” tuturnya.

Di Melawi sangat jarang terjadi unjuk rasa apabila memperingati hari buruh. Namun aparat Kepolisian tetap siaga untuk mengantisipasi adanya gangguan Kamtibmas seperti terjadinya unjuk rasa.

Dalam pengamanan peringatan Hari Buruh, Polres juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak terjadi gangguan Kamtibmas. Apabila ada sekelompok yang juga memaksa untuk melakukan unjuk rasa, juga akan disosialisasikan batasannya.

“Jangan sampai melakukan aksi anarkis. Pengamanan akan tetap dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP)," ujarnya. (ira/sul)