Pontianak – Pilwako Pontianak 2013, dua partai besar yakni Partai Golkar dan Demokrat sama-sama berkeinginan menjagokan kader terbaiknya untuk maju. Meski masih harus melalui survei, mereka masing-masing sudah menyiapkan dua nama.
“Diinstruksikan kepada seluruh kader Golkar Kota Pontianak untuk mendukung dua kader Golkar yang mencalonkan diri sebagai bakal calon walikota, yaitu Firman Muntaco dan Zulkarnaen Siregar,” tegas Andry Hudaya Wijaya SH MH, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kalbar, kepada Rakyat Kalbar di Gedung Zamrud, Sabtu (2/2).
Namun untuk menentukan kader terbaik yang akan diusung, kata Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kalbar ini, Partai Golkar akan melakukan survei dalam waktu dekat ini. “Setelah survei, baru akan diskor siapa kader yang layak untuk diusung sesuai pilihan warga Kota Pontianak,” ujar Andry.
Calon pemimpin Kota Pontianak dari Partai Golkar, ia menegaskan, pihaknya memastikan kader Golkar yang lebih peka terhadap berbagai persoalan yang ada di Kota Pontianak, seperti masalah air bersih yang tidak kunjung usai hingga masalah penataan kota yang semakin macet akibat banyaknya kendaraan yang tidak diimbangi dengan bertambahnya jumlah jalan.
Kader Golkar di DPRD Kota Pontianak Mansyur AR menyatakan siap mendukung siapa pun kader Golkar yang akan maju dalam pilwako jika sudah melalui mekanisme yang benar.
Dirinya menegaskan, siap hingga tatanan terbawah untuk menyukseskan pilwako. “Namun hingga saat ini kami masih menunggu dulu calon terpilih. Baru setelah ada penetapan dari partai kita siap bergerak memenangkan calon tersebut,” kata Mansyur.
Sementara Partai Demokrat mempersiapkan kader internal dan yang terkuat saat ini yakni Pak Hartono Azaz dan Pak Paryadi. “Kita minta kepada kader Partai Demokrat sosialisasi ke masyarakat guna memperkuat basis pemilih. Dan saya yakin kader internal kita seperti Pak Hartono Azaz dan Pak Paryadi akan terus menguat sampai masa pemilihan nanti,” kata H Bobby CH SH, Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Kalbar.
Ia mengatakan sudah rapat dengan DPC Partai Demokrat Kota Pontianak. “SK Tim 9 sudah di meja Pak Ketua Umum, dan dalam minggu ini sudah diterbitkan oleh DPP. Langkah pembukaan pendaftaran dan panitia penerimaan balon walikota sudah kita sepakati bersama,” jelas Bobby.
Karena pada 23-24 Februari ini Demokrat Kalbar akan menggelar rakerda yang dihadiri ketua umum dan sekjen, sambung dia, maka pembukaan pendaftaran Tim 9 akan dimulai awal Maret mendatang. “Pendaftaran juga terbuka untuk umum,” ujar Bobby.
Menurutnya, yang menjadi pertimbangan utama Tim 9 adalah hasil survei terutama elektabilitas dan visi pembangunan Kota Pontianak. “Survei akan dilakukan dalam waktu dekat untuk pemetaan zona awal pemilih dan strategi pemenangan partai. Dan akan kembali disurvei saat penentuan bakal calon terbaik secara elektabilitas dan popularitas,” pungkas Bobby. (dna)
