Walikota Pontianak H Sutarmidji SH MHum mengakui sudah mengalokasikan Rp6 miliar melalui APBD merenovasi masjid-masjid di Kota Pontianak.
Bukan itu saja, dana yang sudah dialokasikan dapat dimanfaatkan untuk membangun tempat menjual sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako) yang dikelola masjid.
“Pemkot sudah menganggarkan Rp6 miliar untuk memperbaiki masjid-masjid di Kota Pontianak. Sebagian lagi dipergunakan untuk pembangunan Masjid Jihad,” ungkapnya pada wartawan usai meletakkan batu pertama perehaban Masjid Al Ihsan Pontianak, Jumat (9/3).
Diungkapkan Sutarmidji, anggaran yang sudah dialokasikan hendaknya dapat disalurkan untuk perbaikan ke seluruh masjid di Kota Pontianak. “Akan lebih baik jika perehaban masjid dilakukan dengan membuat masjid menjadi bertingkat. Jika memang diperlukan, alokasi anggaran untuk masjid akan ditambah dan diusulkan dalam perubahan anggaran,” tegasnya.
Selain untuk tempat ibadah, Sutarmidji juga berharap masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan masjid menjadi pusat ilmu dan kajian. Di samping untuk perehaban, Pemkot juga berencana menyalurkan bantuan bagi masjid yang hendak menjual sembako murah bagi masyarakat sekitar.
Sementara itu, Ketua Pembangunan Masjid Al Ihsan Djalaludin Ahmad mengakui selama ini perbaikan masjid di Kota Pontianak, sebagian permasalahan adalah terkendala lahan yang sebagian digunakan untuk jalan.
“Kendala kita selama ini, lahan yang rata-rata sudah terpakai jalan dan beberapa fasilitas umum lainnya. Jadi sengaja dipindahkan. Untuk itu kami harapkan adanya dukungan masyarakat,” harapnya.
Untuk perbaikan Masjid Al Ihsan sendiri, dikatakannya anggaran yang diperlukan Rp2 miliar. “Kita juga minta doa agar perbaikan masjid ini berjalan lancar,” pungkasnya. (dna)

