Aksi BPK Aura di Pasar Pemangkat

Srikandi Pemadam Kebakaran

BPK Aura Tebas
M. Ridho
BPK Aura Tebas yang beranggotakan para wanita turut memadamkan api saat Pasar Pemangkat terbakar
Pemangkat
 

Di antara kesibukan petugas pemadam kebakaran menjinakkan api yang menghanguskan Pasar Pemangkat, tampak sejumlah wanita ikut terlibat.

Di antara kesibukan petugas pemadam kebakaran menjinakkan api yang menghanguskan Pasar Pemangkat, tampak sejumlah wanita ikut terlibat. Tak urung aksi para srikandi pemadam api ini jadi pusat perhatian.

Pemadam api wanita yang tergabung dalam BPK Aura bukan baru kali ini bahu-membahu dengan pemadam api lain yang didominasi kaum pria. Sebelumnya, mereka juga ambil bagian saat memadamkan api yang menghanguskan 10 ruko di Pasar Tebas.

“Pemadam kebakaran dari BPK Aura memperlihatkan bahwa kaum perempuan turut ambil bagian dalam kegiatan sosial, sehingga aksinya menjadi pusat perhatian. Apalagi mereka bahu-membahu bersama pemadam kebakaran laki-laki saat memadamkan api yang menghanguskan 17 ruko di Pasar Pemangkat,” puji Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH kepada Equator dihubungi via selularnya, Selasa (13/3).

Juliarti berharap BPK Aura tetap bersemangat dalam kegiatan sosial bersama BPK laki-laki lainnya yang ada di Kabupaten Sambas, karena kegiatan sosial yang dilakukan kaum hawa sangat berarti bagi masyarakat.

“Pemkab Sambas memberikan apresiasi yang baik bagi kaum perempuan yang berani melakukan aksi pemadaman api, karena aksi ini berisiko, maka BPK Aura harus terus berlatih,” pesannya.

Terpisah, Ketua BPK Aura Tebas Hardina alias A Kim kepada Equator mengungkapkan aksi BPK Aura turut memadamkan api karena sudah beberapa kali pasar di Kecamatan Tebas terbakar. “Kejadian ini menggugah semangat ibu-ibu dan berinisiatif membentuk BPK Aura,” katanya.

Tujuannya agar mereka bisa turut berperan serta memadamkan api bila terjadi kebakaran. “Karena kebakaran di Pasar Tebas tahun 2011 lalu menghanguskan 10 ruko, salah satunya ruko saya. Juga ada ruko Ketua BPK Panca Bhakti Tebas hingga rata dengan tanah,” jelasnya.

Menurut Hardina, aksi memadamkan api di Pasar Pemangkat merupakan aksi kedua BPK Aura sejak terbentuk Februari 2011. BPK ini mendapat bantuan alat pemadam kebakaran dari Wakil Bupati Sambas, yang kala itu masih dijabat dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH. Sedangkan baju pemadam BPK Aura dibantu Bupati Sambas yang saat itu masih dijabat Ir H Burhanuddin A Rasyid.

“Dengan adanya bantuan ini, kami semangat untuk belajar teknik memadamkan api, walaupun dalam latihan dananya harus kita dapatkan secara swadaya,” ungkapnya.

Diungkapkan Hardina, saat latihan memadamkan api di Danau Sebedang, BPK Aura dibantu BPK Panca Bhakti Tebas. Sehingga jika terjadi kebakaran mereka sudah paham yang harus dilakukan.

“BPK Aura menggunakan satu mesin dan empat selang sepanjang 120 meter, serta seragam pemadam kebakaran bersama BPK Panca Bhakti Tebas,” terangnya. (edo)