Raja Se-Nusantara Kumpul di Sanggau

Hari Ini Paradje’ Digelar

Sanggau – Hari ini, Rabu (27/6), perhelatan akbar ritual adat Melayu, Paradje’ Pasaka Negeri (pembersihan negeri) dirangkai dengan festival adat budaya Melayu digelar Keraton Surya Negara Sanggau.

Seremoni pembukaan akan dilakukan Bupati Sanggau Ir H Setiman H Sudin. Sebelumnya, dilaksanakan Paradje’ yang merupakan ritual pembacaan lantunan zikir dan doa yang dilakukan dengan mengelilingi negeri.

Rencana hadir dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Sanggau Paolus Hadi SIp MSi, Sultan Palembang Darussalam, Sultan Iskandar Macmud Badarudin Syah, selaku Ketua Forum Silaturahmi Keraton se-Nusantara (FSKsN), dan raja-raja se-Nusantara serta para kepala SKPD Pemkab Sanggau.

“Persiapan sudah boleh dikatakan tidak ada masalah. Ini merupakan agenda tahunan Keraton Surya Negara Sanggau ini,” terang Ketua Panitia Ade Safari SP, Sekretaris Budi Darmawan STP MSi, dan Bendahara Gusti Zulmainis SPd, kemarin.

Dipaparkan, dalam pelaksanaan Paradje’, ketika mengelilingi negeri (Kota Sanggau) di sepanjang perjalanan dilalui akan dikawal oleh laskar Keraton Sanggau. Kemudian ketika akan memasuki Keraton Surya Negara akan dilaksanakan beberapa ritual adat.

“Saat mengikuti Paradje ini, akan membacakan lafal doa serta zikir, di antaranya lafaz Sani, Latif Saman, Surah Yasin, Asmaulhusna, lafal Paradje’. Akan ada arak-arakan Paradje’. Laskar akan membawa barang pusaka seperti keris, tombak, dan barang pusaka lain,” terangnya.

Bukan itu saja, selain membawa barang pusaka, peserta Paradje’ juga membawa telur dan nasi adap yang dimasukkan dalam tandu berbentuk rumah kecil untuk media tolak ajong (lepas replika sampan).

“Nah, kalau dulu kegiatan ini diikuti oleh seluruh masyarakat negeri, termasuk kalangan kerajaan bangsawan dan rakyat biasa. Paradje’ diartikan sebagai ritual bersih negeri dari segala macam bala dan mara bahaya yang mengancam negeri. Baik itu berupa penyakit seperti sampar, pertikaian, dan hal-hal jahat dan buruk yang dapat merusak ketenteraman negeri,” ulasnya.

Senada diungkapkan Budi Darmawan STP MSi dengan dilaksanakan festival budaya Paradje’ Pasaka Negeri tersebut. Salah satu tujuannya untuk mengangkat kembali nilai-nilai serta tradisi dan budaya Melayu yang kini hampir tenggelam. “Jadi bukan hanya ritual semata. Unsur untuk melestarikan adat istiadat pun ada. Jangan sampai adat dan budaya ini, musnah ditelan zaman,” tuturnya.

Berkaca pada pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, event ini sangat diminati masyarakat di wilayah Kabupaten Sanggau yang datang dari berbagai penjuru.

Tak kurang ribuan orang memadati ruas jalan depan Keraton Surya Negara Sanggau untuk menyaksikan berbagai perlombaan yang digelar. Terlebih lagi, kali ini akan ada perlombaan pawai atau arak-arakan mengelilingi Kota Sanggau. (SrY)