Listrik Padam, Jangan Salahkan Pemkot Singkawang

Singkawang – Menjelang malam Imlek 2563, listrik padam di sebagian besar wilayah Kota Singkawang. Masyarakat banyak yang komplain ke Walikota Singkawang Dr KRA Hasan Karman Notohadiningrat. Padahal, hal itu bukan tanggung jawab Pemkot Singkawang.

“Saya mendapatkan laporan, ibu-ibu rumah tangga yang sedang bikin kue, tiba-tiba listrik padam. Tentu tidak jadi kuenya, alat-alat elektronik pun banyak yang rusak,” kata Walikota Hasan Karman ditemui usai membuka Festival Imlek dan Cap Go Meh di Stadion Kridasana Singkawang, Minggu (22/1) malam.

Hasan juga menyampaikan hal tersebut kepada warga Singkawang sebelum membuka Festival Imlek Cap Go Meh. Pasalnya, sejak listrik padam sekitar pukul 16.00, ibu-ibu rumah tangga yang sedang membuat kue untuk perayaan Imlek komplain kepadanya.

Dia menjelaskan kepada warga Singkawang, kalau persoalan listrik bukan menjadi tanggung jawab Pemkot Singkawang, tetapi tanggung jawab PLN. Lain halnya dengan PDAM yang memang tanggung jawab Pemkot Singkawang. “Dengan kejadian seperti ini, bukan apa-apa, bukan pula saya memprovokasi. Cobalah warga menuntut haknya sebagai konsumen, sebagai pelanggan kepada PLN. Fair sajalah, kalau terlambat membayar bisa diputus, lalu bagaimana kalau sering biarpet gini,” ujar Hasan.

Hasan yang mendapat laporan lampu padam, dalam waktu tak lama langsung menghubungi Manager PLN (Persero) Cabang Singkawang menanyakan penyebab listrik padam. “Sedih juga. Saya pikir gini, kalau PLN serius, mari seriuslah, jangan main-main,” tegasnya.

Dia mendapatkan informasi kalau listrik padam di Singkawang dari sore hingga malam menjelang pembukaan festival Imlek, karena kerusakan sistem dari Kota Pontianak. “PLN hanya menunjuk ada kesalahan sistem di Pontianak, selesai. Terus cara menanggulangi apa, agar kita jelas,” kata Hasan.

Melalui pesan singkat, Hasan mengharapkan PLN menyampaikan permintaan maaf kepada warga Kota Singkawang atas kejadian tersebut. “Terus terang kita kecewa juga dengan kejadian ini. Kalau masyarakat mau class action, silakan,” kata Hasan tanpa bermaksud memprovokasi.

Terpisah, Kepala Manager PT PLN (Persero) Cabang Singkawang Arief Kuncoro mengatakan listrik padam karena terjadinya gangguan jaringan 150 kilovolt yang terkena kawat layang-layang. Akibatnya, terjadi black out (BO) di sistem Pontianak. “Makanya suplai beban ke arah Singkawang dan sekitarnya terganggu, padam,” katanya.

Atas pemadaman listrik yang tidak disengaja ini, PT PLN Singkawang menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kota Singkawang, terutama bagi yang terganggu dalam persiapan perayaan Imlek. “Kami mohon maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan ini, yang terkena pemadaman di sistem Singkawang,” kata Arief. (dik)