Akhir Juli, Mesin PLN Beroperasi

Lokasi pembangunan mesin pembangkit 15 MW PLN di Sungai Wie
Mordiadi
Lokasi pembangunan mesin pembangkit 15 MW milik PLN di Sungai Wie
Singkawang
 

Diproyeksikan, mesin pembangkit listrik yang baru di Sungai Wie akan beroperasi akhir Juli mendatang. Dengan daya 15 Megawatt (MW) tersebut, niscaya Kota Singkawang tidak akan tergantung lagi dengan suplai listrik dari Kota Pontianak.

“Saat ini sedang dalam proses pengerjaan sipil yang harus selesai bulan ini, dilanjutkan dengan pengecoran,” kata Uray Hery, Pengawas Pengerjaan Sipil ditemui di lokasi PLTD Sungai Wie Singkawang, kemarin (14/3).

Untuk pengerjaan sipil di atas lahan seluas 105x100 meter persegi–lokasi mesin pembangkit listrik yang baru– sebanyak 10 mobil dikerahkan, termasuk satu ekskavator. “Kalau melihat kondisi cuaca yang hujan terus, waktu efektif kerja kita hanya 60 persen, tetapi kalau dibutuhkan akan ditambah lagi 10 mobil, atau bisa saja kerja siang dan malam, kita lihat keadaan nanti,” ujar Hery.

Sementara itu, ketika mendampingi Manajer PT PLN Cabang Singkawang Arief Kuncoro, Asisten Manajer PT PLN (Persero) Cabang Singkawang Edi Sukamto menjelaskan, rencananya mesin pembangkit listrik di Sungai Wie berdaya 15 MW dapat diselesaikan pengerjaannya hingga 31 Juli mendatang. “Mudah-mudahan pelaksanaannya sesuai skedul,” katanya.

Apabila mesin pembangkit yang baru tersebut telah beroperasi, maka Kota Singkawang tidak lagi mengandalkan suplai listrik dari Kota Pontianak, kendati tidak bisa lepas 100 persen.

“Selama ini kita mendapat suplai listrik dari Kota Pontianak dengan daya 19 MW. Jadi kalau sedikit saja gangguan di Kota Pontianak, setengah dari pelanggan di Kota Singkawang akan merasakan pemadaman listrik,” ujar Edi.

Dengan adanya mesin pembangkit yang baru di Sungai Wie berdaya 15 MW, setidaknya dapat menutupi suplai listrik dari Kota Pontianak. “Jadi kalau mesin ini sudah beroperasi, walau listrik di Kota Pontianak padam, kita masih bisa bertahan dengan mesin berdaya 15 MW di Sungai Wie,” terang Edi.

Mesin pembangkit listrik ini, ujarnya, merupakan salah satu upaya PT PLN Singkawang untuk menambah ketersediaan daya listrik untuk memenuhi beban listrik di wilayah kerjanya.

Selain itu juga, akan dilakukan penambahan mesin 2 MW di Bengkayang dan 1 MW di Sambas. “Kalau ini sudah terlaksana, niscaya beban listrik di Singbebas akan terakomodasi,” pungkasnya. (dik)