Milton Buka FSBM VIII

Anton Perdana
Bupati Sintang Drs Milton Crosby memukul rebana pertanda dibukanya FSBM VIII di Sintang

Sintang – Perhelatan Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) VII, akhirnya resmi dibuka Bupati Sintang Drs Milton Crosby MSi. Kegiatan yang berlangsung di Kompleks Stadion Indoor Apang Semangai, Senin (19/12) ditandai dengan pemukulan rebana.

Usai pemukulan rebana dilakukan, pembukaan dilanjutkan dengan atraksi pencak silat sebagai salah satu seni bela diri tradisional keturunan Melayu yang menjunjung sikap seorang kesatria. Bukan hanya itu, para penari yang tampil membawakan tarian perahu bidar semakin membuat suasana kian semarak.

Tarian yang menceritakan suku Melayu pada masa lampau merantau ke pedalaman Kalimantan, menyusuri Sungai Kapuas dan Melawi, dengan alat transportasi tradisional berupa perahu bidar.

Pada kisah itu diceritakan pula, suku Melayu akhirnya menetap di suatu daerah dan beraktualisasi dengan budaya setempat. Usai menyaksikan pergelaran yang disuguhkan panitia. Kegiatan dilanjutkan dengan pawai yang diikuti 12 kabupaten dan kota yang menjadi peserta.

Hadir prosesi pembukaan FSBM, Staf Ahli Provinsi Kalbar Drs Aminuddin MSi mewakili gubernur, Ketua MABM Provinsi Kalbar Prof Dr Chairil Effendi, Bupati Kapuas Hulu AM Nasir beserta istri, Bupati Sambas dr Hj Juliarti Juhardi MPh, serta mantan Bupati Sambas Ir H Burhanudin A Rasyied. Selanjutnya hadir pula mantan Sekda Sintang Drs H Ikshani beserta istri, Wakil Bupati Sintang Drs Ignasius Juan, serta Wakil Bupati Melawi Panji SSos.

Kegiatan akbar ini ternyata juga diramaikan dengan kehadiran beberapa sultan, di antaranya Sultan Sanggau Drs Gusti Arman MSi, bergelar Pangeran Ratu Surya Negara beserta istri. Selanjutnya Sultan Sekadau Gusti Muhammad Effendi, bergelar Pangeran Agung beserta istri. Selain itu, Sultan Sintang Iksan Syaifudin bergelar Sri Kusuma Negara V beserta istri, Ketua LAMS Sintang Joni Nurhaili, bergelar Pangeran Muda Arya Laksana, serta Forkompinda Kabupaten Sintang.

Begitu memasuki halaman stadion Indoor Apang Semangai, rombongan Bupati Sintang Drs Milton Crosby MSi disambut upacara pijak telur dan tabur beras kuning. Dilanjutkan dengan penampilan kesenian tradisional Melayu Sintang berupa Nopen.

Kesenian Nopen biasa ditampilkan pada hajatan pernikahan atau khitanan. Sebab kesenian Nopen sendiri bertujuan memperkenalkan kerabat kedua mempelai yang belum sempat melihat mempelai pada saat duduk di pelaminan. Sewaktu tampil, biasanya penari Nopen menggunakan kain penutup agar tidak dikenali. Penampilan Nopen ini selalu diiringi dengan Jepin dan rebana, hingga menambah semarak kegiatan tersebut. (ton)