Pensiun Massal Ancam Krisis Guru

Sintang
 

Dipastikan hingga tahun 2015 krisis guru di Kabupaten Sintang masih terus berlanjut menyusul akan ada pensiunan secara massal. Butuh perhatian serius dari pemerintah pusat.

“Saat ini kita masih sangat kekurangan guru. Kalau moratorium masih berlanjut maka kita akan krisis guru, karena sampai tahun 2015 nanti ada sekitar 1.000 guru yang memasuki masa pensiun,” ungkap Kepala Dikmenti Dinas Pendidikan Sintang F Mahin pada Equator.

Para guru yang memasuki masa pensiun ini merupakan angkatan tahun 1977-1978. “Kalaupun formasi penerimaan PNS ini ada, mungkin akan hanya menutupi jumlah yang pensiun,” kata Mahin.

Pernyataan Mahin ini bukan tanpa alasan. Setiap tahun (sebelum terkena moratorium) formasi penerimaan PNS berkisar angka 200-an. Bila setiap tahun hingga 2015 belum ada peningkatan signifikan, maka formasi tersebut hanya untuk menutupi guru yang pensiunan. “Artinya, belum mengatasi kekurangan guru. Apalagi setiap tahun selalu ada Unit Sekolah Baru (USB),” ujarnya.

Diknas, sambung Mahin, akan mengupayakan formasi khususnya untuk guru bertambah banyak. Cara yang ditempuh ialah mengirim data secara riil ke pemerintah pusat. “Data kekurangan guru di Sintang ini secara global sudah kita buat. Data ini akan kita serahkan ke pemerintah pusat. Mudah-mudahan dengan melihat kekurangan yang banyak itu formasi guru kita bisa ditambah cukup banyak,” harapnya.

Kekurangan guru di Sintang terjadi di semua tingkatan. SD saja kekurangan mencapai dua ribu guru. Sementara SMP mencapai 800 guru, SMA 70 guru, SMK 85 guru. “Kita tidak bicara kualifikasi guru. Jumlah saja kita masih jauh kurang, mana bisa mau bicara kualifikasi?” bebernya.

Diakui Mahin, Diknas tidak bisa berbuat banyak untuk menangani kekurangan guru ini karena formasi penerimaan guru berada di pemerintah pusat. Namun demikian pihaknya terus berusaha melakukan upaya ke pemerintah pusat agar ada penambahan signifikan. “Kalau guru kontrak kita terganjal kemampuan daerah. Satu-satunya memang dari pemerintah pusat,” pungkasnya. (din)