Morkes Perkuat Basis Internal Partai

Morkes Effendi
Kiram Akbar
Morkes Effendi memberikan pemaparan dalam acara orientasi fungsionaris Golkar di Gedung Pancasila Ketapang
Ketapang
 

Saat menghadiri acara orientasi fungsionaris Partai Golkar di Gedung Pancasila Ketapang, Selasa (24/4), Morkes meminta agar kader tetap solid menghadapi pilgub September mendatang.

“Saya harapkan kader-kader Golkar Ketapang ini solid. Kira-kira setuju saya maju sebagai calon gubernur?” tanya Morkes yang disambut antusias seluruh peserta yang hadir.

Sebagai orang asli Ketapang, ia berharap dapat mendulang suara mayoritas. Jangan sampai kalah di kampung sendiri. Bahkan tegas-tegas Morkes mengisyaratkan keterlaluan jika kalah di Ketapang. Karena itu kesolidan kader partai merupakan hal mutlak.

Ia mengatakan kader merupakan ujung tombak. “Saya ini asal Mulia Baru, masa tidak bisa mendulang suara? Jadi ada istilah KPK, Ketapang Pilih Ketapang,” kelakarnya.

Morkes berpesan agar para kader berperan aktif menjelaskan ke masyarakat terhadap isu-isu menyesatkan terhadap dirinya. Isu-isu menyesatkan itu sama sekali tidak benar. Pemahaman yang benar perlu disampaikan kepada seluruh masyarakat.

Morkes juga sempat memberikan ungkapan semangat kepada para kader.

“Kalau ditanya apa kabar Golkar Ketapang, jawabannya, ‘Dahsyat dan Luar Biasa’. Itu melambangkan kesolidan kader,” ujarnya yang kembali disambut aplaus panjang hadirin.

Hampir seluruh kader dan fungsionaris Golkar Ketapang hadir dalam acara tersebut. Selain itu hadir pula Balitbang DPP Golkar Indra J Piliang.

“Pak Indra J Piliang ini pakar komunikasi politik. Kalau biasanya kita lihat di TV, sekarang orangnya ada di sini,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Morkes membeberkan data soal Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar yang rendah. Karena itulah Ketua DPD Golkar Kalbar ini kembali menegaskan semboyan “Bangkit Melawan”. Bangkit melawan, jelasnya, adalah bangkit melawan kebodohan, kemiskinan, serta diskriminasi.

“Indeks pembangunan manusia di Kalbar ini nomor 29 dari 33 provinsi. Indikatornya ada tiga, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. Artinya pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan Kalbar masih rendah. Data itu bukan dari kita, tapi dari BPS. Kalbar hanya menang sedikit dari Papua, NTT, NTB, dan Maluku Utara,” bebernya.

Ditanya soal kesiapannya maju berpasangan dengan Burhanuddin sebagai cagub, Morkes tegas-tegas mengatakan itu merupakan keinginannya. Soal adanya isu Milton Crosby yang ingin menggaet Burhanuddin, itu sah-sah saja. “Namanya juga upaya politik,” ujarnya singkat.

Sementara itu Ketua DPD Golkar Ketapang Yasyir Ansyari dalam acara tersebut mem-flash back soal majunya Morkes menjadi cagub dari Golkar. Ditegaskannya, itu merupakan keinginan dari seluruh DPD Golkar se-Kalbar.

“Berdasarkan hasil rapat beberapa waktu lalu, semua DPD menginginkan Pak Morkes sebagai kader terbaik Golkar Kalbar untuk maju sebagai calon gubernur,” tuturnya. (*KiA)