Balada Incumbent Tanpa Perahu

Edy R Yacoub Back to Campus

Edy R Yacoub
ZMS

Singkawang – Incumbent tak selamanya kaya atau dielukan untuk lanjut kendati berhasil melaksanakan tugas pemerintahan dengan bersih. Begitulah yang dirasakan Wakil Walikota Singkawang Drs H Edy R Yacoub.

Namun kondisi itu tidak membuatnya berkecil hati atau frustrasi. Lelaki murah senyum itu tetap ikhlas, karena sadar bahwa politik dan uang bisa mengalahkan elektabilitas.

“Saya akan kembali ke kampus (dosen di Untan, red), karena tugas pengabdian utama saya memang di sana,” kata Edy ketika ditemui Rakyat Kalbar usai buka puasa bersama di Kantor Walikota Singkawang, Senin (30/7).

Mungkin balada Edy R Yacoub di tanah air tidak sendiri, namun di Kalbar dia menjadi incumbent pertama yang tak ditoleh partai politik. Menjabat Wakil Walikota Singkawang selama lima tahun, figur pendidik ini bisa dibilang bersih.

Edy terbilang telat mengumumkan diri untuk maju ke Pilwako Singkawang. Berlama-lama menurut dia, karena ingin mengetahui sikap masyarakat Singkawang, apakah masih menginginkannya untuk maju atau tidak.

Ternyata beberapa pendukung setia dan fanatiknya meminta agar Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kota Singkawang ini maju kembali menjadi calon Walikota Singkawang 2012. Bahkan pendukungnya itu membentuk semacam komunitas yang disebut Sobat Edy.

Bila pada Pilwako Singkawang empat tahun silam Edy hanya didaulat mendampingi Hasan Karman untuk memimpin Kota Amoy itu dari tangan Awang Ishack, pada pilwako 2012 dia digadang menjadi Calon Walikota Singkawang.

Berbagai penilaian menjadi pertimbangan para pendukungnya untuk mengusung Edy yang memiliki kemampuan intelektual tinggi untuk menjadi Calon Walikota Singkawang. Terlebih, Edy merupakan figur yang mengimbangi Hasan Karman untuk meraih empati masyarakat Melayu sebagai minoritas.

Popularitasnya pun tidak diragukan lagi. Lima tahun sebagai pasangan Hasan Karman di pemkot membuat Edy mendapat respons positif dari masyarakat Kota Singkawang. Baik kalangan Tionghoa maupun Melayu terutama para pendukung setianya.

Edy pun mendaftarkan diri ke beberapa parpol agar diusung menjadi Calon Walikota Singkawang 2012. Parpol tempat Edy mendaftarkan diri agar diusung pada Pilwako Singkawang lalu, yakni PPP. Dia juga mendaftar ke Partai Golkar yang kala itu mengaku berkoalisi dengan PPP. Kendati berkoalisi, kedua parpol ini mengharuskan figur mendaftar di masing-masing parpol.

Untuk mendapatkan perahu Partai Golkar dan PPP tentunya memang bukan pekerjaan ringan bagi Edy. Pasalnya kala itu juga banyak figur lainnya yang mendaftarkan diri, baik sebagai calon walikota maupun calon wakil walikota.

Tidak diketahui secara pasti apakah selain kedua parpol itu Edy juga mendaftar di parpol lainnya. Pria bersahaja ini hanya mengaku terus melakukan komunikasi politik, termasuk untuk menentukan figur yang akan mendampinginya.

“Komunikasi politik kita lakukan intensif untuk proses penjaringan calon wakil, termasuk parpol pendukung. Semakin banyak parpol pendukung tentunya semakin baik,” kata Edy dalam suatu kesempatan.

Tetapi, hingga pendaftaran calon di KPU ditutup, Edy R Yacoub tidak masuk dalam bakal calon yang terdaftar. Karena parpol tempatnya mendaftar memilih mengusung figur lain pada pilwako 2012. (dik)