Kenangan buat Senator Kalbar Hj Sri Kadarwati

Pontianak – Suasana berkabung masih terasa di rumah duka Puri Cinere, Jalan Megamendung Blok G3 Nomor 8 Cinere, Depok, Jawa Barat. Perginya tokoh perempuan Hj Sri Kadarwati yang dimakamkan di kota kelahirannya Temanggung, Jawa Tengah.

Ketua KPU Kalbar Ar Muzammil punya kenangan menarik pada Senator Kalbar ini. “Beliau bisa terpilih dua periode merupakan prestasi yang luar biasa. Bagi kami, ibu ini sangat peduli dengan penyelenggara pemilu seperti KPU. Setiap kami undang dia selalu datang,” kenangnya.

Muzammil menambahkan, kalau datang kunjungan ke daerah selalu mampir di KPU. “Saya punya beberapa kenangan bersama beliau termasuk foto. Terakhir ketemu pada saat acara launching Pilgub Kalbar 2012 beberapa waktu lalu di Pontianak Convention Centre (PCC),” katanya.

Saat itu, tambahnya, Ibu Sri Kadarwati sudah kelihatan kurang sehat. Tetapi ia menilai istri mantan Gubernur HA Aswin ini luar biasa hingga akhir hidupnya masih berkiprah untuk Kalbar. “Kita sangat kehilangan dan berduka. Ibu Sri orangnya luar biasa. Kalau kita undang dan tidak bisa hadir pasti memberi tahu kita terlebih dahulu,” tutupnya.

Banyak kalangan juga merasa kehilangan. Pimpinan Pondok Pesantren Walisongo Pontianak Dr KH Zuhri Maksudi MSi memuji Ibu Sri sebagai tokoh pendorong majunya pemikiran perempuan.

“Hj Sri Kadarwati Senator Kalbar yang mengangkat harkat dan derajat perempuan. Kita akui beliau tokoh perempuan Kalbar. Peduli terhadap pendidikan dan generasi perempuan,” ungkap Kiai Zuhri kepada Rakyat Kalbar, Rabu (1/8).

Menurutnya, sore ini di PP Walisongo mengadakan buka puasa bersama sekaligus dirangkai dengan doa bersama, tahlilan, dan yasinan dikhususkan untuk Ibu Sri Kadarwati. “Semoga semua dosa dan kesalahannya diampuni oleh Allah SWT. Diluaskan alam kuburnya dan apa yang sudah dilakukan selama ini dinilai ibadah oleh Allah,” paparnya.

Andreas Acui Simanjaya SP juga terkesan serupa. Sama-sama mengabdi di satu organisasi dengan Sri Kadarwati di PMI Pusat. “Kita semua merasa kehilangan dan berdukacita atas meninggalnya beliau. Beliau mencintai Kalbar dan banyak karyanya untuk Kalbar,” katanya. (kie/hak/fiq)