Wahai PNS, Jangan Berpolitik Praktis

Sekadau – Sambil bersafari Ramadan menjelang Pilgub Kalbar 2012 sesaat lagi, Sekda Kalbar M Zeet Hamdy Assovie MTM me-warning pegawai negeri sipil (PNS) agar tidak terlibat dalam politik praktis. Apalagi dukung-mendukung kandidat.

“PNS kita harapkan bersikap netral. Jika terbukti ada yang melanggar bakal dikenakan sanksi tegas,” ujar M Zeet yang juga Ketua Dewan Pembina Korps Pegawai Negeri (KORPRI) Kalbar menjawab Rakyat Kalbar usai buka puasa bersama di Pendopo Bupati Sekadau, Selasa (7/8).

Sebagai pelayan masyarakat, netralitas PNS sangat penting agar tidak terjadi konflik kepentingan di seluruh kesatuan kerja dari ibu kota provinsi hingga ujung perbatasan. “PNS bisa fokus dengan tugasnya untuk melayani masyarakat. Jangan ada konflik politik antara sesama PNS,” tegasnya.

PNS, menurut Sekda adalah pelaksana tugas administrasi negara. Negara sudah mengatur secara jelas batasan yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh PNS, termasuk larangan untuk tidak terlibat dalam politik praktis. “Bagi yang melanggar, tentu negara juga sudah mengatur tentang sanksi yang bisa diberikan,” ulangnya.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, PNS tidak boleh terlibat politik. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53/2010 itu juga ditegaskan, setiap PNS tidak diperbolehkan ikut melakukan dukungan kepada setiap calon kepala daerah.

Ditambahkannya, pemerintah provinsi sudah membentuk tim untuk melakukan pengawasan terhadap para PNS yang terlibat dalam politik. “Pengawasan akan dilakukan oleh Badan Kesbangpolinmas,” ucapnya.

Namun di sisi yang berbeda, M Zeet malah meminta PNS harus menyukseskan pelaksanaan pilgub mendatang. “PNS harus menjadi tonggak untuk mengawal demokrasi,” katanya.

Bupati Sekadau, Simon Petrus SSos MSi juga melarang PNS terlibat aktif dalam politik. “PNS tidak boleh terlibat politik praktis. PNS dan kroninya harus menjaga netralitas,” tutur Simon.

Terkait soal menyukseskan pelaksanaan pilgub, Simon juga mengharapkan Badan Kesbang dan Pemdes Sekadau ikut turun tangan. Diharapkan di Sekadau tidak ada gejolak yang bisa memicu terjadinya perpecahan.

“Kita harapkan nanti Kesbang turun ke masyarakat. Memberikan pemahaman dan penyuluhan kepada masyarakat,” pungkas Simon. (bdu)